Harianpilar.com, Bandarlampung – Ratusan massa Aliansi Mahasiswa Lampung (AML) gelar unjuk rasa di depan Polda Lampung. Massa mendesak dan mendukung KPK untuk mengungkap kasus dugaan gratifikasi pemulusan APBD 2016 yang diduga dilakukan Bupati Tanggamus, Bambang Kurniawan, Rabu (13/4/2016).
Raynaldo Sitanggung Ketua Aliansi menyatakan sikap untuk mendukung KPK agar mengusut tuntas dugaan gratifikasi bupati Tanggamus.
“Kami mendukung KPK dalam mengusut tuntas dugaan gratifikasi bupati Tanggamus karena Provinsi lampung ini sudah masuk salah satu provinsi yang miskin ditambah lagi dengan adanya kasus korupsi seperti ini citra Lampung bisa tercoreng lagi,” tuturnya, saat mediasi bersama jajaran Polda juga Kabid Humas Polda Lampung , Rabu (13/4/2016)
Ia juga mengatakan agar KPK menangkap, mengadili, menyita harta koruptor untuk kesejahteraan rakyat.
“Kami meminta KPK serta Kepolisian untuk menangkat, mengadili, menyita harta koruptor untuk kesejahteraan rakyat, maaf sebelumnya kami sangat kecewa tidak bisa bertemu langsung dengan satgas KPK tapi dengan bertemu dengan humas sedikit mengobat rasa kami,” ungkapnya.
Mengenai masalah tersebut Kabid Humas Polda Lampung Sulistyaningsih mengatakan kasus ini masih dalam penyidikan oleh KPK, jadi kepolisian belum berani menginvestigasi.
“Karna di UU panduan informasi apabila dalam kasus penyelidikan kita tidak boleh masuk investigasi, apa lagi kasus ini masih dalam penyelidikan KPK kita tidak berani,” ujarnya.
Sebelumnya, kasus dugaan gratifikasi yang diduga melibatkan bupati Tanggamus terus menguat. Ia diduga memberikan sejumlah uang kepada para anggota DPRD Tanggamus usai pengesahan APBD tahun 2016 pada Desember 2015 lalu. (Tomi/Juanda)









