oleh

Lunasi Hutang, Pemkot Ajukan Pinjaman ke BJB

Harianpilar.com, Bandarlampung – Terkait hutang Pemkot Bandarlampung kepada pihak ke tiga yang jumlahnya cukup fantastis mencapai Rp123 miliar, pihak Pemkot saat sedang mengajukan pinjaman ke Bank Jabar Banten (BJB).

Hutang Pemkot terdiri atas hutang billing sebesar Rp1o miliar, ditambah hutang kepada kontraktor yang nilainya belum terinci.

“Kita masih punya tunggakan Biling Rp10 miliar, kalau hutang kepada kontraktor belum kami rincikan pastinya, tapi nilainya di atas billing,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandarlampung Tresno Andreas, Rabu (30/3/2016)

Dijelaskan Tresno, untuk menyelesaikan persoalan tersebut Pemkot sedang melakukan pendekatan pada Bank Jabar Banten (BJB). Langkah ini dilakukan untuk menutupi defisit APBD Bandarlampung dan untuk melunasi hutang Pemkot yang belum terbayar di tahun 2015 senilai Rp 123 miliar kepada pihak ke tiga.
Ditambahkan Tresno, proses pinjaman melalui proposal sudah dilaksanakan dan sudah diterima pihak BJB dan masih ditelaah oleh manajemen BJB.

“Pengajuan pinjaman sudah kami lakukan, sekarang masih ditelaah direksinya. Kami belum mengerti dengan jelas, berapa bunga dan tenornya. Jadi, nilai pinjaman belum bisa kami sampaikan,” tandasnya. (Putri/JJ)