oleh

Kotabaru Segera Miliki RS BNH

Harianpilar.com, Bandarlampung – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemerintah Provinsi Lampung, telah menyiapkan Rumah Sakit Bandar Negara Husada (BNH) di Kota Baru, Natar Lampung Selatan (Lamsel) yang saat ini sebagai tahap akhir diharapkan tahun 2017 dapat beroperasi untuk pelayanan di kelas III.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana melalui Humas Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Asih Hendrastuti menjelaskan, akan ada Kalibrasi alat kesehatan, di RS tersebut juga akan disiapkan 100 kamar inap.

“Di mana kamar ini hanya kelas III saja, saat ini kamar inap masih kekurangan, RSUDAM dianggap masih belum cukup untuk menampung pasien, nantinya Pemprov Lampung yang akan menyiapkan secara tekhnisi bagaimana SDMnya,” jelasnya melalui telepon selulernya, Minggu (27/3/2016).

Nantinya akan ada dua dokter spesialis, ada empat dokter spesialis lain, sembilan dokter umum dan dua dokter gigi di RS Bandar Negara Husada yang siap memberikan pelayanan kesehatan.

” Pembangunan RS tersebut dibuat karena saat ini RSUDAM, dianggap masih belum bisa berkembang dengan baik sehingga Pemprov membuat RS di Kota baru, diharapkan dengan adanya pembangunan RS itu nantinya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik, di 2016 ini alat -alat kesehatan akan masuk dan dipastikan di 2017 RS Bandar Negara Husada sudah bisa dibuka untuk umum,” terangnya.

Sebelumnya Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat.

“Pembangunan tahap akhir RS Bandar Negara Husada di Kotabaru akan berlangsung tahun ini. Direncanakan awal tahun 2017 dapat beroperasional sebagai RS pelayanan bagi pasien. Untuk membantu pelayanan Rumah Sakit Abdul Muluk yang telah kelebihan kapasitas,” jelasnya.

RS BNH ini nantinya ada dibawah langsung koordinasi dinas kesehatan Provinsi Lampung. “Sama saja kayak abdul muluk, koordinasi dengan dinkes berdiri sendiri. Nanti kita lihat pelayanan dan kelengkapannya untuk rumah sakit tanpa kelas ini. Targetnya tahun 2017 mudah mudahan sudah bisa digunakan, membantu daya tampung RSUDAM,” imbuhnya.

Mengenai cukup jauhnya lokasi RS ini dari pusat kota Bandar Lampung, Taufik mengatakan pemprov akan memberikan dukungan infrastruktur jalan dan transportasi ke RS BNH tersbut. “Gak apa jauh, bagi masyarakat yang ingin kesana nanti  didukung dengan jalur transportasi umum, ada angkutan umum atau damri yang kesana. Akses jalan juga akan diperbaiki,” kata mantan BPLHD ini.

Taufik mengatakan saat ini pembangunan tinggal tahap akhirnya saja. “Tinggal finishingnya pembangunan saja, karena gedungnya kan sudah jadi. Peralatannya saja dan fasilitasnya juga nanti dilengkapi oleh Dinas kesehatan,” tutup Taufik.

Selain pembangunan tahap akhir RS BNH di Kotabaru yang direncanakan awal tahun 2017 dapat beroperasional Dinkes juga menganggarkan pengadaan ambulans untuk RS ini dan RS di Daerah Otonomi Baru. (Fitri/JJ)