Harianpilar.com, Bandarlampung- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung merapat bersama Bidang IV Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Lampung untuk merombak serta memperkuat sistem pembinaan atlet daerah.
Kedua lembaga sepakat menjalin sinergi melalui penerapan sport intelligence guna mendongkrak performa kontingen Lampung menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan deretan kejuaraan bergengsi lainnya.
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam agenda silaturahmi sekaligus penjajakan kerja sama pendataan olahraga yang digelar di Kantor KONI Provinsi Lampung, Selasa (4/8/2026). Kolaborasi ini berfokus pada pengolahan data atlet secara terintegrasi agar dapat diakses secara akurat sebagai basis pengambilan keputusan strategis.
Wakil Ketua II KONI Provinsi Lampung, Riagus Ria, menegaskan bahwa langkah ini sangat strategis mengingat sport intelligence merupakan program terobosan yang kini sedang gencar didorong oleh KONI Pusat.
”Kami menyambut baik kedatangan rekan-rekan dari Bidang IV Polda Lampung. Kehadiran mereka sangat kami perlukan, terutama dalam pengembangan sport intelligence. Ke depan koordinasi akan semakin intens karena masih banyak hal yang harus dipelajari. Ini merupakan bidang baru dari KONI Pusat yang harus kita kembangkan di daerah,” kata Riagus.
Sisi lain, keterlibatan polda juga ditujukan untuk memastikan inventarisasi seluruh data talenta olahraga di Lampung berjalan lebih aman, rapi, dan modern.
Perwakilan Ditintelkam Polda Lampung, Ipda Nara Wangsit, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi fondasi awal untuk membangun pola komunikasi yang berkelanjutan antarlembaga.
”Kedatangan kami ke KONI adalah untuk bersilaturahmi agar Polda Lampung dan KONI dapat bersinergi dengan baik. Melalui kerja sama ini diharapkan data atlet-atlet Lampung dapat terinventarisasi dengan baik sebagai bagian dari persiapan menghadapi PON maupun berbagai kejuaraan lainnya,” tutur Nara.
Melalui integrasi data dan sistem informasi berbasis intelijen olahraga ini, KONI Lampung dan Polda Lampung optimistis mampu menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang jauh lebih efektif, terukur, dan siap membawa nama Lampung bersaing di kancah nasional.(*)










Komentar