Harianpilar.com, Bandarlampung- Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat peran masyarakat adat dalam pembangunan daerah. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terus menjaga komitmennya untuk melakukan pembangunan berbasis kebudayaan.
Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung itu saat menerima silaturahmi lima tokoh adat Sai Batin Way Handak, Lampung Selatan, di Mahan Agung, Sabtu (27/6), untuk membahas arah pembangunan daerah berbasis kebudayaan, penguatan sumber daya manusia, dan pemberdayaan masyarakat adat.
Lima tokoh adat yang hadir yakni Pangeran Cahya Marga (Sai Batin Marga Ratu Keratun Menangsi), Pangeran Tihang Marga (Sai Batin Marga Legun), Pangeran Naga Beringsang V (Sai Batin Marga Dantaran), Pangeran Penyimbang Agung (Sai Batin Marga Pesisir Rajabasa), serta Pangeran Sesuhunan Sampurna Jaya (Sai Batin Marga Katibung).
Mirza mengatakan pembangunan Lampung tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperkuat identitas budaya sebagai modal utama kemajuan daerah.
“Alhamdulillah kami berdiskusi banyak hal, terutama terkait arah pembangunan Provinsi Lampung ke depan. Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kebudayaan, SDM, dan lainnya,” ujar Mirza.
Menurutnya, kekayaan budaya Lampung memiliki karakter, filosofi, dan nilai kehidupan yang harus terus dijaga melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat adat.
“Kebudayaan Lampung sangat kaya, sangat beragam, dan luar biasa. Ini harus kita lestarikan ke depan. Pemerintah harus bergandengan dan berkolaborasi dengan masyarakat adat,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pengembangan desa wisata berbasis adat di Lampung Selatan. Gubernur memastikan program tersebut akan menyentuh lima marga adat sebagai bagian dari upaya mengangkat potensi budaya sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
“Pada prinsipnya ada lima marga yang akan kita sentuh,” katanya.
Sementara itu, Pangeran Sesuhunan Sampurna Jaya mewakili lima Sai Batin Way Handak menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur terhadap keberlangsungan adat Lampung.
“Kami lima Sai Batin Way Handak berterima kasih kepada Bapak Gubernur Mirza yang telah menerima kami di Mahan Agung. Apa yang dibicarakan menjadi masukan yang sangat berpotensi untuk memajukan adat agar lebih dikenal,” ujarnya.
Ia menilai berbagai gagasan yang disampaikan Gubernur tidak hanya memperkuat pelestarian adat, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis budaya.
“Kami mendukung program-program beliau dan berharap dapat membawa perubahan bagi masyarakat Lampung Selatan dan Provinsi Lampung secara umum,” pungkasnya. (*)










Komentar