oleh

Wahrul Fauzi Kandidat Kuat Ketua Karang Taruna Lampung

Harianpilar.com, Bandarlampung –Menjelang pelaksanaan Temu Karya VIII Karang Taruna Provinsi Lampung, peta dukungan calon ketua mulai terlihat semakin jelas. Sejumlah pengurus dan ketua Karang Taruna kabupaten/kota se-Lampung mengarahkan dukungannya kepada Wahrul Fauzi Silalahi untuk memimpin organisasi kepemudaan tersebut pada periode mendatang.

Dukungan itu mengemuka dalam rapat konsolidasi yang dihadiri jajaran pengurus Karang Taruna Provinsi Lampung bersama para ketua Karang Taruna kabupaten/kota, Minggu (7/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang Temu Karya VIII yang akan menentukan arah kepemimpinan organisasi beberapa tahun ke depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, M. Yuliardi, mengatakan forum konsolidasi berlangsung dinamis dan menghasilkan sejumlah kesepahaman penting terkait masa depan organisasi.

“Dalam berbagai pandangan yang berkembang selama rapat konsolidasi, dukungan dari kabupaten dan kota mengerucut kepada saudara Wahrul Fauzi Silalahi untuk memimpin Karang Taruna Provinsi Lampung ke depan,” ujar Yuliardi.

Menurutnya, dukungan tersebut lahir dari penilaian para kader terhadap kapasitas, pengalaman organisasi, serta komitmen Wahrul dalam membangun pemberdayaan generasi muda dan memperkuat peran sosial kemasyarakatan.

Yuliardi menjelaskan, mayoritas pengurus daerah menginginkan sosok pemimpin yang mampu mempererat hubungan antara Karang Taruna tingkat provinsi dengan kabupaten/kota sehingga berbagai program pemberdayaan pemuda dapat berjalan lebih efektif dan merata.

“Dukungan yang muncul merupakan aspirasi dari daerah. Harapannya, kepemimpinan yang akan datang mampu membangun sinergi yang kuat dengan seluruh kader Karang Taruna serta memperbesar kontribusi organisasi bagi masyarakat Lampung,” katanya.

Temu Karya VIII sendiri dinilai menjadi momentum strategis bagi Karang Taruna Lampung dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda. Selain memilih kepemimpinan baru, forum tersebut juga akan menentukan arah kebijakan organisasi dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam rapat konsolidasi tersebut, para peserta juga menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi serta memperkuat posisi Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Sejumlah ketua Karang Taruna kabupaten/kota menilai organisasi kepemudaan saat ini membutuhkan kepemimpinan yang adaptif, komunikatif, dan mampu menjembatani berbagai kepentingan kader di seluruh wilayah Lampung.

Dengan semakin menguatnya dukungan dari berbagai daerah, nama Wahrul Fauzi Silalahi kini menjadi figur yang paling diperhitungkan menjelang pelaksanaan Temu Karya VIII. Dukungan tersebut sekaligus mencerminkan harapan besar kader terhadap lahirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa Karang Taruna Lampung lebih solid, progresif, dan relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Temu Karya VIII Karang Taruna Provinsi Lampung diproyeksikan menjadi ajang konsolidasi besar organisasi sekaligus penentu arah gerak Karang Taruna dalam memperkuat peran kepemudaan, pemberdayaan sosial, dan pembangunan masyarakat di Bumi Ruwa Jurai. (Ramona)

Komentar