oleh

Didukung 11 Pengcab, Eko Agung Saputra Aklamasi Pimpin PBSI Lampung 2026-2030

Harianpilar.com, Bandarlampung-Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Lampung Tahun 2026 resmi menetapkan Eko Agung Saputra sebagai Ketua Umum periode 2026-2030.

Eko terpilih secara aklamasi dalam perhelatan yang berlangsung di Amalia Hotel, Bandar Lampung, Sabtu (23/5/2026).

​Keterpilihan Eko berjalan mulus setelah mengantongi dukungan penuh dari 11 pengurus cabang (Pengcab) kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yang memegang hak suara dalam Musprov tersebut.

​”Hari ini saya terpilih secara aklamasi dengan dukungan 11 kabupaten/kota. Sebenarnya di Lampung ada 15 kabupaten/kota, namun ada beberapa daerah yang kepengurusannya masih dalam proses SK (Surat Keputusan) sehingga belum bisa mengikuti tahapan Musprov hari ini,” ungkap Eko Agung Saputra usai pelantikan.

​Menahkodai PBSI Lampung untuk empat tahun ke depan, Eko langsung tancap gas dengan membawa visi besar: mengembalikan kejayaan bulu tangkis Lampung. Fokus utamanya adalah mencetak atlet berprestasi untuk dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.

​”Sesuai tagline kami, ‘Menuju Prestasi Puncak di PON 2032’, kami akan kembali fokus membina atlet-atlet Lampung. Selama 16 tahun saya mengabdi di PBSI, tentu pengalaman ini akan menjadi modal penting dalam meramu pembinaan,” tegasnya.

​Terkait strategi kepelatihan, Eko menyebut tidak akan merombak total program lama yang sudah terbukti berjalan baik. Namun, ia memastikan akan ada sentuhan baru untuk merespons dinamika olahraga modern.

​”Kami akan membenahi apa yang masih kurang dan melanjutkan program yang sudah baik. Formula sebelumnya tetap dipakai, tetapi dimodifikasi menyesuaikan perkembangan dan kebutuhan pembinaan kekinian,” paparnya.

​Dengan formula baru tersebut, Eko optimistis pebulu tangkis binaan Lampung kelak mampu mendobrak dominasi provinsi-provinsi di Pulau Jawa di level nasional. “Kita akan coba tembus dan bersaing. Kami sudah siapkan formulanya,” imbuhnya.

​Di luar pembinaan atlet, agenda mendesak PBSI Lampung saat ini adalah konsolidasi organisasi. Eko menargetkan pembentukan pengurus definitif di tiga kabupaten yang saat ini masih vakum dapat rampung dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan dalam satu bulan ini semuanya bisa selesai tuntas,” urainya.

​Sementara itu, Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, saat membuka Musprov menyampaikan harapannya agar nakhoda baru PBSI Lampung mampu berlari cepat merancang pembinaan jangka panjang.

​”Kita harapkan kepengurusan baru segera mempersiapkan atlet-atlet untuk menghadapi Pra-Kualifikasi PON 2028, serta merancang peta jalan pembinaan jangka panjang menuju PON 2032,” kata Taufik.

​Lebih lanjut, ia juga menyoroti ketimpangan distribusi kualitas atlet yang selama ini masih didominasi oleh Kota Bandar Lampung. KONI meminta PBSI Lampung melakukan pemerataan pembinaan dan pendataan bakat-bakat muda hingga ke pelosok daerah.

​”Kita ingin pembinaan berjalan merata di seluruh kabupaten/kota. Dengan begitu, nantinya Lampung memiliki stok atlet tangguh yang berkesinambungan untuk mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.

​Turut hadir memantau jalannya Musprov tersebut, Kabid Organisasi KONI Lampung Sri Sulastuti, S.H., M.Hum., dan Wakabid Organisasi KONI Lampung Dr. Rudi Antoni, S.H., M.H.(*)

Komentar