oleh

Harga Jual Petani Naik Tinggi, Dryer Bantuan Mirza Jadi Unit Usaha Unggulan BUMDes Swa Desa Artha Mandiri

Harianpilar,com. Lampung Utara – Kepala Desa Wonomarto, Waskito Yusika, menyampaikan apresiasinya atas bantuan alat pengering (bed dryer) yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui program hibah Gubernur Lampung.

Fasilitas ini kini menjadi salah satu unit usaha unggulan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Swa Desa Artha Mandiri yang sangat dinantikan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

​Kehadiran alat pengering ini menjadi solusi strategis bagi para petani di Desa Wonomarto dan sekitarnya, terutama dalam menjaga kualitas hasil panen seperti jagung, padi, dan singkong.

Dengan proses pengeringan yang lebih cepat dan efisien, nilai jual produk pertanian di tingkat petani mengalami peningkatan yang signifikan.

Sebagai contoh, harga jagung yang biasanya dijual dalam kondisi basah seharga Rp3.600 hingga Rp3.900 per kilogram, kini dapat melonjak hingga kisaran Rp6.500 per kilogram setelah melalui proses pengeringan di fasilitas tersebut.

​Tidak hanya melayani petani lokal, fasilitas pengeringan ini juga mulai menarik minat dari luar daerah. Saat ini, pihak BUMDes tengah melayani kebutuhan pengeringan jagung untuk pakan ayam petelur dari BUMDes Negara Batin.

Selain jagung, warga juga memanfaatkan alat ini untuk mengolah singkong menjadi gaplek dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan penjualan singkong segar.

​Waskito berharap keberadaan alat ini dapat terus mendukung kesejahteraan petani dengan meminimalisir kerugian akibat cuaca yang tidak menentu saat musim panen.

Pihak pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengelola fasilitas ini secara profesional demi memajukan ekonomi desa dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Lampung Utara.(Tim)