Harianpilar,com. Bandarlampung – Dari sebuah tugas mata kuliah yang sederhana, lahir bisnis kuliner yang kini menorehkan prestasi membanggakan. Alfingka Mutia Rahma Nitha, mahasiswi semester 8 Program Studi Manajemen, sukses mengantarkan brand browkies.bitee meraih gelar juara dalam ajang Darmajaya Startup Competition 2026.
Kompetisi kewirausahaan tahunan yang digelar oleh Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya itu menjadi panggung pembuktian bagi Alfingka setelah sebelumnya sempat gagal di ajang kompetisi lain.
Bisnis browkies.bitee sendiri resmi berjalan sejak November 2024. Ide awalnya lahir dari tugas mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis yang mengharuskan mahasiswa mengikuti bazar. Respons pasar yang positif kala itu membuat Alfingka mantap melanjutkan usaha tersebut secara lebih serius.
Dalam mengembangkan bisnisnya, Alfingka tidak sendiri. Ia berkolaborasi bersama Dhafi Rafiqi dan Muhammad Risky Maulidi dari Program Studi Sistem Informasi untuk memperkuat konsep usaha, manajemen, hingga strategi pemasaran.
Produk brownies menjadi andalan sekaligus best seller browkies.bitee. Konsistensi rasa, tekstur lembut, serta inovasi varian produk menjadi kunci pertumbuhan bisnis tersebut di tengah persaingan kuliner yang ketat.
“Awalnya pengen dapet pengalaman baru. Kebetulan bisnis aku juga bisnis baru dan pastinya aku mau membuktikan kalau aku bisa menang,” ujar Alfingka dalam siaran persnya, Selasa (3/3/2026).
Ia mengaku, kekalahan dalam kompetisi sebelumnya yang diselenggarakan Inkubitek bersama JNE justru menjadi motivasi untuk bangkit dan memperbaiki diri. Baginya, kompetisi bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi ruang belajar untuk terus berkembang sebagai entrepreneur muda.
Momen pengumuman pemenang DSC 2026 menjadi pengalaman emosional yang tak terlupakan.
“Jujur seneng banget dan kaget, dan juga aku bangga sama diri aku sudah bisa sampai di titik ini dan berani mencoba,” ungkapnya haru.
Ke depan, Alfingka menargetkan browkies.bitee dapat memperluas pasar dan menjadi brand kuliner yang dikenal luas, tidak hanya di Lampung tetapi juga secara nasional. Ia ingin produknya menjadi pilihan favorit masyarakat dengan kualitas yang terjaga dan inovasi yang berkelanjutan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa langkah kecil dari bangku kuliah dapat berujung pada pencapaian besar, selama dijalani dengan konsistensi, kolaborasi, dan keberanian untuk mencoba. (Ramona)









