Harianpilar,com. Mesuji –Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mulai memetakan kesiapan daerah jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Tim III Verifikasi KONI Lampung yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum II, Riagus Ria, turun langsung meninjau kesiapan organisasi dan fasilitas di Kabupaten Mesuji, Selasa (24/2).
Langkah verifikasi ini bertujuan untuk memastikan setiap Cabang Olahraga (Cabor) memiliki kesiapan matang, mulai dari administrasi, ketersediaan atlet, hingga sarana pendukung.
”Verifikasi ini adalah bagian dari pemetaan awal. Kami mengecek langsung sejauh mana kesiapan administrasi, jumlah atlet, wasit juri, pelatih, hingga sarana prasarana yang dimiliki daerah,” ujar Riagus Ria di sela kegiatannya.
Berdasarkan data awal, terdapat 26 Cabor yang terdaftar di KONI Kabupaten Mesuji. Meski potensi atlet dinilai menjanjikan, Riagus menyoroti satu kendala klasik yang masih membayangi, yakni minimnya infrastruktur olahraga.
”Potensi atlet di Mesuji cukup menjanjikan, namun kendala utama ada pada sarana dan prasarana yang masih sangat minim. Banyak cabor yang belum memiliki fasilitas latihan yang memadai,” ungkapnya.
Selain itu, tim menemukan adanya dinamika organisasi di mana beberapa cabor sudah aktif melakukan pembinaan, sementara sebagian lainnya masih tergolong baru dan memerlukan penguatan struktural.
Dalam verifikasi ini, KONI Lampung menegaskan aturan main yang ketat bagi cabor yang ingin berlaga di Porprov. Sesuai ketentuan, sebuah cabang olahraga hanya bisa dipertandingkan jika memiliki kepengurusan aktif di minimal 50 persen plus satu kabupaten/kota, atau sekurang-kurangnya di delapan daerah.
”Nanti hasil dari seluruh tim akan direkap. Kita lihat mana yang memenuhi syarat administrasi dan mana yang belum. Dari sana, baru ditentukan cabor apa saja yang resmi dipertandingkan,” tegas Riagus.
Tim III yang beranggotakan Alfi Darwin, Dr. Yopi Hutomo Bhakti, Ahmad Abas, dan Suhaimi (Emik) ini dijadwalkan melakukan verifikasi maraton di lima wilayah.
Usai dari Mesuji, tim akan bergerak menuju, Kabupaten Tulang Bawang. Kabupaten Tulang Bawang Barat. Lampung Tengah dan berakhir di Lampung Timur (Sukadana).
Seluruh temuan di lapangan akan divalidasi dan dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat provinsi untuk menentukan nomor pertandingan resmi.
KONI Lampung berkomitmen agar Porprov mendatang benar-benar menjadi ajang kompetisi bagi cabor yang siap secara kualitas pembinaan maupun legalitas organisasi. (*)









