oleh

GRANAT Gelar Workshop dan Orientasi P4GN

Harianpilar.com, Bandarlampung – Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) tetap konsisten menjadi garda terdepan dalam membantu dan mendukung segala upaya pemerintah, BNN dan Kepolisian dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), di Indonesia, untuk penyelamatan anak bangsa dari kehancuran akibat penyalahgunaan dan peredaran Narkotika.

Dalam pembukaan Workshop dan Orientasi P4GN bagi Pengurus dan Penggiat Anti Narkoba Multistakholder Kabupaten Lampung Timur yang dilaksanakan di Hotel Alodia Bandarlampung, Jum’at (09/1).

Hadir Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, Brigjen Pol. Sakeus Ginting, S.I.K.,M.H, Ketua Dewan Penasehat DPD Granat Provinsi Lampung yang juga Anggota DPR RI, Ir. H. Hanan A. Rozak, MS, Ketua DPD Granat Provinsi Lampung, H.Tony Eka Candra, Wakil Bupati Lampung Timur, H. Azwar Hadi, SE.,M.Si, Kasubdit Politik Direktorat Intelkam Polda Lampung, AKBP Vicky Dzulkarnain, MM, perwakilan unsur Forkopimda Lampung Timur, dari Polres, Kejaksaan, Pengadilan, Kodim Lampung Timur, Kepala Kesbangpol, Kepala BNNK Lampung Timur, Kasat Narkoba Polres Lampung Timur, dan Ketua DPC Granat Lampung Timur Musanif Effendi beserta jajaran pengurus.

Dalam Pengarahannya Ketua Dewan Penasehat DPD Granat Provinsi Lampung Hanan A. Rozak menyampaikan narkoba bukan sekedar persoalan hukum namun tentang kemanusiaan, kesehatan serta masa depan bangsa, dan Granat berkomitmen mendukung penuh upaya P4GN tersebut.

“Narkoba merusak akal, menghancurkan keluarga, dan melemahkan sendi-sendi sosial masyarakat. Oleh karena itu, upaya penanggulangan narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan yang dilakukan oleh Kepolisian dan BNN saja, tetapi harus diperkuat dengan pencegahan dan rehabilitasi,” ujar Hanan.

Ia menegaskan peran para konselor dan penyuluh narkoba menjadi sangat strategis. Konselor bukan hanya pendamping, tetapi juga penolong, pendengar, penguat, dan penunjuk jalan bagi korban penyalahgunaan narkoba untuk dapat kembali hidup sehat ditengah masyarakat.

“Sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD GRANAT Lampung, saya menegaskan bahwa GRANAT berkomitmen mendukung penuh pendekatan humanis dan rehabilitatif, sejalan dengan kebijakan nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika,” sambungnya.

Pelatihan ini diharapkan bukan sekedar kegiatan seremonial. Tetapi menjadi investasi moral dan sosial. Peserta yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan diberikan pemahaman tentang adiksi narkoba.

Peserta juga wajib menguasai teknik dasar konseling yang etis dan profesional, Menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, mampu bekerja sama dengan keluarga, sekolah, pemerintah dan lembaga terkait.

Sementara itu, Kepala BNNP Lampung Brigjend Pol Sakeus Ginting, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan workshop dan pelatihan Granat Lampung.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan workshop dan pelatihan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.”

Ia juga menyampaikan bahwa sejauh ini secara nasional penggunaan narkoba di lampung masih cukup tinggi, terjadi penaikan dari tahun 2023 sampai 2025. Sebelumnya hanya 1,73% menjadi 2,11%.

“Kenaikan penggunaan ini menjadi PR kita bersama, lebih besar harapan kita dengan adanya workshop dan Orientasi Granat ini bisa membantu dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di provinsi lampung.” pungkasnya

Diketahui, kegiatan Workshop dan Orientasi Penggiat Anti Narkoba Multistakeholders Kampung Bersinar (Bersih Narkoba) Kabupaten Lampung Timur, dilaksanakan bersama oleh DPD GRANAT Provinsi Lampung, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, dan Pemda Kabupaten Lampung Timur, diikuti oleh 60 (enam puluh) orang peserta, terdiri dari Pengurus DPC GRANAT Kabupaten Lampung Timur, Unsur ASN, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat, dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai 09-11 Januari 2026, di Hotel Alodia Bandar Lampung.(Ramona)