oleh

33 Atlet Panjat Tebing Adu Ketangkasan di Porkot Bandar Lampung 2025

Harianpilar.com, Bandarlampung – Sebanyak 33 atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bandar Lampung unjuk kemampuan dalam ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) Panjat Tebing Bandar Lampung 2025 yang digelar di Wall Panjat Tebing PKOR Bandar Lampung, Sabtu (27/12). Ajang ini menjadi momentum strategis pembinaan atlet menuju Porprov 2026, Prapon 2027, hingga PON 2028.

Ketua Pengurus Kota FPTI Bandar Lampung, Aep Saripudin, menegaskan bahwa Porkot panjat tebing bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana penjaringan dan pengkaderan atlet sejak usia dini.

“Pengkot FPTI Kota Bandar Lampung membuka peluang besar bagi atlet-atlet baru. Kami menyiapkan pembinaan sejak dini untuk menyongsong berbagai multi-event olahraga ke depan,” ujar Aep.

Kejuaraan ini mempertandingkan sejumlah kategori, yakni lead umum putra dan putri, under 20 putra dan putri, serta fun climbing spider kids. Bahkan, tercatat peserta termuda berusia lima tahun yang menunjukkan minat tinggi terhadap olahraga panjat tebing.

“Ini hal menarik. Ada anak usia lima tahun yang sangat menggemari panjat tebing. Mereka akan menjadi kader atlet masa depan,” ungkapnya.

Aep menambahkan, dengan semangat kebersamaan, FPTI Kota Bandar Lampung berkomitmen membangun prestasi melalui pembinaan berkelanjutan sekaligus memasyarakatkan olahraga panjat tebing ke berbagai kalangan.

“Bersama-sama kita pasti bisa. Pembinaan sejak dini menjadi kunci untuk mencetak atlet berprestasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FPTI Pengprov Lampung Rudiantoni melalui Bidang Prestasi Ibnu Ramadan mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengenal dan terlibat dalam olahraga panjat tebing yang kini kian populer.

“Panjat tebing sering dianggap ekstrem, padahal dengan sistem dan peralatan yang sesuai standar operasional prosedur, ini justru olahraga yang aman dan menyenangkan,” kata Ibnu.

Menurutnya, seluruh peralatan panjat tebing telah memenuhi standar internasional UIAA, sehingga tingkat keamanannya sangat tinggi, baik di wall buatan maupun di alam.

“Selain standar peralatan, FPTI juga menerapkan standar sumber daya manusia. Pemanjat wajib sadar kondisi fisik dan menerapkan prosedur keselamatan,” jelasnya.

Porkot Panjat Tebing FPTI Bandar Lampung 2025 mengusung tema “Membangun Prestasi Bersama Kompetisi dan Kompetitif.” Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Bidang Organisasi dan Data KONI Kota Bandar Lampung Maulvi Tamizudin Yunus, jajaran pengurus FPTI Kota Bandar Lampung, serta pengurus FPTI Pengprov Lampung. (Ramona)