Harianpilar.com, Pesisir Barat – Seorang anak laki-laki bernama Zepi Ardiansyah (7) dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret ombak di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat. Hingga pencarian hari kedua, Minggu (21/12/2025), keberadaan korban belum ditemukan.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban saat itu tengah bermain di tepi pantai bersama seorang temannya, namun diduga kuat terseret arus ombak yang besar hingga tenggelam.
Pihak keluarga dan warga sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melapor ke Kantor SAR Lampung pada malam harinya.
Tim Rescue Pos SAR Tanggamus yang tiba di lokasi pada Minggu dini hari langsung membagi operasi menjadi dua unit penyelamat (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran di perairan menggunakan perahu karet (LCR) Basarnas.
Kemudian, SRU 2 melakukan penyisiran darat dengan menyusuri bibir pantai di sekitar lokasi kejadian. Wadanpos SAR Tanggamus, Nico Saputra, mengonfirmasi bahwa pencarian melibatkan unsur BPBD, Polairud Pesisir Barat, serta masyarakat setempat.
“Hingga Minggu sore, pencarian masih nihil. Kendala di lapangan adalah luasnya area penyisiran dan kondisi cuaca. Operasi akan kami lanjutkan kembali pada Senin pagi,” ujar Nico.
Pihak SAR mengimbau para orang tua dan pengunjung pantai di wilayah Pesisir Barat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat anak-anak bermain di tepi laut, mengingat kondisi cuaca dan gelombang yang sulit diprediksi pada akhir tahun.
Operasi SAR hari ketiga (H.3) dijadwalkan kembali dimulai pada Senin (22/12) dengan memperluas radius pencarian jika kondisi cuaca memungkinkan. (Rls)









