Harianpilar.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mulai tancap gas mematangkan persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) 2027. Tidak sekadar menyukseskan pertandingan olahraga aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh Indonesia, Lampung membidik empat keberhasilan sekaligus, yakni sukses penyelenggaraan, prestasi, ekonomi daerah, dan administrasi.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat memimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Rapat Paripurna Nasional Badan Pembina Olahraga (BAPOR) Korpri Tahun 2026 di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (30/10/2026).
Marindo menyebut kepercayaan menjadikan Lampung sebagai tuan rumah Pornas Korpri 2027 merupakan kebanggaan sekaligus amanah besar yang harus dipersiapkan secara serius. Pasalnya, ajang tersebut akan menghadirkan kontingen dari berbagai instansi dan daerah di seluruh Indonesia.
Besarnya potensi kegiatan terlihat dari pelaksanaan Pornas sebelumnya di Sumatera Selatan yang diikuti 103 kontingen. Jumlah tersebut bahkan jauh melampaui keikutsertaan kontingen dalam PON yang berasal dari 38 provinsi.
“Ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kita, khususnya Korps Korpri Pemerintah Provinsi Lampung dan ASN Provinsi Lampung, karena dipercaya untuk melaksanakan kegiatan ini,” ujar Marindo.
Menurutnya, Pornas Korpri memiliki potensi ekonomi yang besar karena kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan pejabat dari berbagai daerah akan menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, pariwisata, hingga UMKM.
Karena itu, Marindo menegaskan Pornas Korpri 2027 harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, bukan hanya menjadi agenda olahraga ASN. Ia bahkan mendorong agar kegiatan tersebut terintegrasi dengan promosi destinasi wisata dan produk unggulan Lampung.
“Saya lebih menitikberatkan pada dampak ekonominya. Kita ingin pergerakan ASN dan masyarakat mampu mendorong perputaran ekonomi, sehingga manfaat Pornas Korpri ini tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga oleh masyarakat Lampung,” tegasnya.
Marindo berharap dampak ekonomi penyelenggaraan dapat menjangkau berbagai daerah, termasuk Krui, Suoh, Mesuji, Kalianda, dan Kota Agung. Untuk itu, ia mendorong keterlibatan Bank Indonesia, OJK, pelaku UMKM, sektor industri, serta pemerintah kabupaten/kota.
Di sektor olahraga, Lampung juga memasang target mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi. Pada Pornas sebelumnya, kontingen Lampung berhasil menempati peringkat kedelapan dari 103 kontingen dengan raihan dua medali emas, dua perak, serta sejumlah medali perunggu.
“Saya yakin kita mampu berprestasi apabila dipersiapkan dengan konsep yang baik dan benar serta memiliki timeline yang jelas. Target minimal kita adalah mempertahankan capaian sebelumnya,” katanya.
Untuk mewujudkan target tersebut, pembinaan atlet ASN harus dilakukan secara terencana, disertai penyusunan target, jadwal latihan, dan kesiapan seluruh cabang olahraga sejak dini.
Pada aspek penyelenggaraan, Marindo meminta seluruh sarana dan prasarana pertandingan, infrastruktur pendukung, serta perangkat pertandingan dipastikan siap. Seluruh kompetisi harus berlangsung sportif, adil, dan memberikan kenyamanan bagi peserta.
Sementara pada aspek administrasi, Pemprov Lampung akan memperkuat sistem informasi terintegrasi yang mencakup pendataan atlet, fasilitas kesehatan, rumah sakit, hingga hotel. Pengelolaan anggaran juga harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, termasuk menghindari duplikasi pembiayaan dari APBD maupun sumber pendanaan lainnya.
Marindo mengapresiasi dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung serta DPRD Provinsi Lampung terhadap rencana penyelenggaraan tersebut. Ia meminta seluruh pihak menjaga koordinasi dan pengawasan sejak perencanaan hingga pertanggungjawaban.
Dengan persiapan lintas sektor dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Lampung membidik Pornas Korpri 2027 sebagai momentum meningkatkan prestasi olahraga ASN sekaligus memperkuat promosi pariwisata, menggerakkan UMKM, dan memperluas perputaran ekonomi daerah. (Ramona)










Komentar