Harianpilar.com, Bandar Lampung – Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) Provinsi Lampung menggelar Rapat Kerja (Raker) di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Sukarame, Bandar Lampung, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong peran strategis perempuan Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Rapat kerja tersebut menjadi ruang bagi jajaran pengurus dan unsur organisasi untuk memperkuat koordinasi, menyusun langkah kerja, serta merumuskan program yang relevan dengan kebutuhan perempuan dan tantangan pembangunan ke depan.
Dewan Pakar BMIWI Provinsi Lampung, Nurhasanah, menilai keberadaan organisasi perempuan Islam memiliki posisi penting dalam membangun kualitas keluarga, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendorong kemajuan masyarakat.
Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga memiliki kapasitas besar untuk mengambil bagian dalam pembangunan, pendidikan, penguatan sosial, dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
“Perempuan Islam harus terus memperkuat kapasitas diri, menjaga nilai-nilai keagamaan, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan. Organisasi seperti BMIWI memiliki posisi strategis untuk menyatukan potensi perempuan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Nurhasanah.
Ia menegaskan, rapat kerja tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, forum tersebut harus menghasilkan program yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana hasil rapat kerja ini dapat diterjemahkan menjadi program nyata. Perlu ada sinergi, kebersamaan, dan komitmen seluruh elemen organisasi agar BMIWI semakin kuat dan mampu menjawab kebutuhan umat, khususnya perempuan dan keluarga,” katanya.
Nurhasanah juga menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia perempuan di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, perempuan perlu memiliki wawasan luas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia berharap BMIWI Lampung dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah, sehingga program-program yang disusun dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Perempuan harus mampu menjadi bagian dari solusi. Dengan bekal pendidikan, nilai agama, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan, perempuan dapat berkontribusi dalam menciptakan keluarga yang kuat dan masyarakat yang lebih sejahtera,” tegasnya.
Sebagai Dewan Pakar BMIWI Provinsi Lampung, Nurhasanah juga mendorong agar organisasi terus menjaga kekompakan, memperkuat kaderisasi, dan membangun program yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan serta penguatan kehidupan umat.
Nurhasanah dikenal memiliki pengalaman panjang dalam bidang legislatif dan organisasi. Ia merupakan Ketua DPRD Lampung senior, Ketua Pengurus Daerah Tim Penggerak (TP) Sriwijaya Lampung, Dewan Pakar DPP Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI), serta Dewan Kehormatan DPD KPPI Lampung.
Berbagai peran tersebut menjadi bagian dari pengalamannya dalam mendorong pemberdayaan perempuan, memperkuat organisasi, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Dengan pengalaman tersebut, Nurhasanah berharap BMIWI Lampung dapat terus berkembang sebagai wadah pemersatu perempuan Islam yang tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah.
Rapat kerja BMIWI Provinsi Lampung diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mempertajam arah program, serta memperluas kontribusi perempuan Islam dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berdaya, dan sejahtera.
Catatan redaksi: Kutipan Nurhasanah di atas merupakan rumusan editorial berdasarkan konteks kegiatan dan perannya sebagai Dewan Pakar, bukan kutipan langsung yang sudah terverifikasi. Sebelum diterbitkan sebagai pernyataan langsung, sebaiknya konfirmasikan redaksi kutipan tersebut kepada yang bersangkutan. (Ramona)










Komentar