Harianpilar.com,Bandarlampung – Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, S.H., M.H., memberikan pembekalan dan pandangan motivatif kepada para peserta Yudisium Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) periode VIII bulan Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, sosok yang dikenal sebagai pengacara rakyat yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung ini, mengajak para lulusan agar tidak hanya berfokus pada capaian akademis semata, melainkan juga berani mengambil peran aktif dalam aksi kemasyarakatan.
Wahrul menekankan bahwa kelulusan dari perguruan tinggi merupakan gerbang awal untuk membuktikan kemanfaatan ilmu hukum di tengah realitas sosial.
Menurutnya, gelar sarjana membawa beban moral serta tanggung jawab yang besar, sehingga keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan sosial menjadi fondasi utama dalam mengasah empati, kepemimpinan, dan kepekaan terhadap berbagai persoalan publik.
”Sebentar lagi kan bergelar sarjana dan hidup di tengah-tengah masyarakat. Sebagai pemuda, terlibat dalam kegiatan sosial menjadi modal yang penting dalam bermasyarakat. Tentu harus juga dibarengi dengan hormat dan patuh terhadap orang tua,” ujar Wahrul di hadapan para peserta yudisium.
Wahrul mengingatkan bahwa keberhasilan akademis para sarjana baru ini tidak lepas dari doa dan pengorbanan orang tua. Oleh karena itu, rasa hormat serta bakti kepada orang tua harus tetap menjadi pijakan utama dalam meniti karier di dunia kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Menutup pemaparannya, Wahrul menyampaikan harapan mendalam agar seluruh pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan selama menimba ilmu di Kampus Hijau Unila dapat membawa keberkahan.
“Saya yakin para alumni Fakultas Hukum Unila mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata serta berdampak luas bagi kemajuan nusa dan bangsa,” pungkasnya.(*)










Komentar