Harianpilar.com, Bandarlampung- Perjuangan keluarga sederhana asal Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, mengantarkan dua putri kembar identik menembus Universitas Indonesia (UI) menyentuh hati Anggota DPR RI Dapil Lampung I, Mukhlis Basri. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Mukhlis menyambangi kediaman keluarga tersebut di Karang Bahagia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/7) malam.
Silaturahmi yang berlangsung hangat itu menjadi bukti kepedulian terhadap anak-anak daerah yang mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional. Mukhlis hadir didampingi tokoh masyarakat Krui di Cikarang, Bang Oking, serta Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Kusnadi, yang merupakan kerabat Sekala Brak, Lampung Barat.
Dua putri yang menjadi kebanggaan Lampung tersebut adalah Shabila Eka Satria, yang diterima di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dan saudara kembar identiknya, Shafira Dwi Satria, yang berhasil lolos di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Di balik keberhasilan itu tersimpan kisah perjuangan orang tua mereka. Sang ayah, Tambat Satria, warga asal Balai Kencana, Krui Selatan, merantau ke Bekasi sebagai pedagang pakaian keliling demi membiayai pendidikan anak-anaknya. Sementara sang ibu, Apriyati, terus mendampingi dan memberi dukungan penuh kepada kedua putrinya.
Kini keluarga tersebut tinggal di rumah kontrakan sederhana di Cikarang agar lebih dekat dengan kampus sekaligus memudahkan orang tua mencari nafkah.
Mukhlis Basri mengaku terharu mendengar kisah perjuangan keluarga itu. Menurut mantan Bupati Lampung Barat dua periode tersebut, keberhasilan Shafira dan Shabila membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang meraih pendidikan terbaik.
“Perjuangan keluarga ini sangat luar biasa. Saya datang untuk memberikan semangat agar Shafira dan Shabila tetap fokus belajar, menjaga prestasi, dan kelak kembali mengabdi untuk masyarakat serta membanggakan Lampung,” ujar Mukhlis dalam siaran persnya, Rabu (15/7).
Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu berharap kisah dua mahasiswi baru UI tersebut menjadi inspirasi bagi pelajar di seluruh Lampung untuk tidak pernah menyerah mengejar cita-cita.
“Anak-anak Lampung memiliki kemampuan yang sama dengan daerah lain. Yang dibutuhkan adalah semangat, kerja keras, disiplin, dan dukungan keluarga. Saya berharap semakin banyak generasi muda dari Pesisir Barat maupun Lampung yang mampu menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” katanya.
Mukhlis juga memberikan apresiasi kepada Tambat Satria dan Apriyati yang dinilainya telah menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama di tengah keterbatasan ekonomi.
Usai berbincang, Mukhlis bersama rombongan mengajak keluarga tersebut makan malam di sebuah rumah makan di sekitar Cikarang. Suasana penuh keakraban itu menjadi penyemangat bagi Shafira dan Shabila menjelang memulai kehidupan sebagai mahasiswa Universitas Indonesia.
Kisah keluarga asal Krui tersebut menjadi potret bahwa kerja keras, doa, dan pengorbanan orang tua mampu membuka jalan bagi anak-anak daerah meraih mimpi besar. Prestasi Shafira dan Shabila diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Lampung untuk terus berjuang menembus perguruan tinggi terbaik di Tanah Air. (Ramona)









Komentar