Harianpilar.com, Bandarlampung- Tragedi memilukan terjadi di wilayah Kabupaten Tanggamus, ketika seorang perempuan lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 16 meter di Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Selasa (9/6) malam.
Korban diketahui bernama Komariah (62), warga Pekon Tiuh Memon. Peristiwa nahas tersebut pertama kali dilaporkan ke Damkar Tanggamus sekitar pukul 21.00 WIB setelah warga mendapati adanya kejadian orang terjatuh ke dalam sumur.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas Damkar kemudian berkoordinasi dengan Pos SAR Tanggamus pada pukul 22.10 WIB untuk meminta bantuan evakuasi. Tim Rescue Pos SAR Tanggamus selanjutnya diberangkatkan ke lokasi pada pukul 22.25 WIB dengan membawa perlengkapan Vertical Rescue dan Confined Space Rescue, menempuh jarak sekitar 38 kilometer.
Setibanya di lokasi pukul 23.15 WIB, Tim SAR gabungan langsung melakukan asesmen dan koordinasi dengan unsur terkait di lapangan sebelum melakukan proses evakuasi. Mengingat kondisi sumur yang sempit dan kedalaman mencapai 16 meter, proses penyelamatan dilakukan menggunakan teknik vertical rescue.
Sekitar pukul 23.35 WIB, korban berhasil dievakuasi ke permukaan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Dantim Rescuer Pos SAR Tanggamus, Nico Saputra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
“Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Tanggamus, Damkar Talang Padang, Polsek Pugung, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat setempat. Setelah korban berhasil dievakuasi, operasi dinyatakan selesai pada Rabu dini hari dan seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing,” ujarnya dalam siaran persnya, Rabu (10/6).
Peristiwa ini menambah daftar insiden kecelakaan di lingkungan permukiman yang melibatkan sumur terbuka, sekaligus menjadi perhatian pentingnya pengamanan fasilitas berisiko di wilayah pedesaan. (Ramona)










Komentar