oleh

Warga Singapura Dideportasi dari Tanggamus Demi Bertemu Istri

Harianpilar.com, Tangggamus – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandarlampung melaksanakan deportasi terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura bernama Nor Azmi Bin Hazli karena tidak memiliki dokumen keimigrasian.

“Yang bersangkutan (WNA) telah kami deportasi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” kata Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan, Imigrasi Bandarlampung, Washono, di Bandarlampung, Minggu (17/5/2026).

Langkah tegas ini diambil setelah pria tersebut kedapatan tinggal secara ilegal di wilayah Tanggamus tanpa dokumen keimigrasian yang berlaku.

Kisah Nor Azmi di Lampung sebenarnya bermula sejak Juni 2024. Dengan dalih menemui sang istri tercinta di pelosok Tanggamus, ia kerap menempuh perjalanan panjang bolak-balik Singapura-Indonesia melalui Pelabuhan Batam.

Namun, pepatah “sepandai-pandainya tupai melompat” akhirnya berlaku. Petugas menemukan bahwa paspor yang dikantonginya telah kedaluwarsa sejak 28 Juli 2025 lalu.

“Yang bersangkutan telah kami deportasi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” ungkap Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Bandar Lampung, Washono.

Proses pemulangan Nor Azmi tidak dilakukan sembarangan. Di bawah pengawalan ketat petugas, pria Singapura ini harus merelakan kehidupan domestiknya di Lampung untuk sementara waktu.

Pihak Imigrasi memastikan seluruh proses, mulai dari pemeriksaan hingga pemberangkatan, berjalan tertib sesuai prosedur internasional.

Washono menegaskan bahwa kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap orang asing di wilayah Lampung.

Koordinasi dengan pihak kepolisian bandara, maskapai, hingga Kedutaan Besar Singapura terus diperkuat agar penegakan hukum keimigrasian tidak kecolongan.

“Kami menekankan pentingnya peningkatan pengawasan terhadap warga negara asing, khususnya mereka yang telah dikenai tindakan administratif berupa deportasi. Sinergi lintas instansi sangat diperlukan untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan,” tegas Washono. (Suara.com)

Komentar