oleh

Empat Kampus “Garap” Roadmap Banjir Bandar Lampung

Harianpilar,com.Bandarlampung – Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya bersama tiga perguruan tinggi besar yakni Institut Teknologi Sumatra, Universitas Lampung, dan Universitas Bandar Lampung menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung: Solusi Infrastruktur, Lingkungan, Smart City, dan Kebijakan Terpadu” yang akan digelar Selasa (28/4/2026) hari ini, di Aula Rektorat Darmajaya.

FGD ini menjadi forum strategis berbasis kolaborasi pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media untuk merumuskan solusi komprehensif penanganan banjir di Kota Bandar Lampung.

Rektor IIB Darmajaya, RZ Abdul Aziz, menegaskan bahwa forum ini ditujukan untuk menghasilkan peta jalan (roadmap) yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga implementatif.

“Kami ingin menghasilkan dokumen strategis yang bisa langsung diterjemahkan menjadi kebijakan dan program nyata. Persoalan banjir adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya, Senin (27/4).

Menurutnya, dokumen roadmap yang dihasilkan akan diserahkan kepada pihak eksekutif dan legislatif sebagai dasar pengambilan kebijakan, khususnya dalam upaya mitigasi banjir yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Ilham B Malik yang memberikan perspektif teknis dan kebijakan, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga organisasi masyarakat sipil.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dijadwalkan memaparkan kondisi terkini kerawanan banjir di Kota Tapis Berseri, yang menjadi dasar diskusi lintas sektor dalam merumuskan solusi.

Diskusi panel menjadi inti kegiatan dengan menghadirkan perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, pimpinan legislatif, serta para pakar dari berbagai disiplin ilmu guna menyatukan perspektif dalam penyusunan roadmap yang aplikatif.

FGD berskala besar ini juga melibatkan tokoh nasional seperti Ahmad Muzani, anggota DPR RI dan DPD RI, pimpinan DPRD, serta organisasi seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Lampung.

Sebagai output utama, forum ini menargetkan penandatanganan komitmen bersama serta penyerahan dokumen roadmap kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung dan DPRD sebagai instrumen percepatan implementasi program penanganan banjir.

Melalui inisiatif ini, Darmajaya dan mitra strategis menegaskan komitmen menghadirkan solusi nyata atas persoalan banjir, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola kota yang adaptif, tangguh, dan berbasis teknologi. (*)

Komentar