Harianpilar,com.Bandarlampung – Semangat anak muda menggema di Gedung Alfian Husin IIB Darmajaya, Jumat (24/4/2026).
Ketua Barisan Muda PAN Jawa Barat, Verrel Bramasta, menegaskan bahwa generasi muda harus tampil sebagai penggerak bangsa, bukan sekadar penonton.
Mengusung tema “Saatnya yang Muda Bicara dan Bekerja untuk Bangsa”, Verrel menepis anggapan bahwa anak muda minim kontribusi. Ia menegaskan, kekuatan perubahan justru ada di tangan generasi muda.
“Bukan lagi ‘anak muda bisa apa’, tapi justru karena anak muda, perubahan itu bisa terjadi,” tegasnya di hadapan mahasiswa dan peserta.
Selain mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan, Verrel juga mengingatkan pentingnya bijak bermedia sosial. Menurutnya, di era digital, peran anak muda sangat besar dalam membentuk opini publik.
Diskusi interaktif pun berlangsung hangat. Mahasiswi IIB Darmajaya, Aisyah, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak. “Sekarang serba AI, harus digunakan dengan tanggung jawab,” ujarnya.
Senada, mahasiswa Sistem Informasi, Aris, mengingatkan risiko penggunaan media sosial. “Kalau dulu mulutmu harimaumu, sekarang jarimu harimaumu,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Firmansyah Y. Alfian, mengingatkan bahwa generasi muda tidak boleh apatis terhadap politik.
“Potensi golput bisa mencapai 40 persen. Anak muda harus ikut menentukan arah bangsa,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh PAN, akademisi, serta ratusan mahasiswa dan pemuda. Diskusi juga diwarnai interaksi hangat, termasuk pemberian apresiasi bagi peserta yang aktif menjawab pertanyaan.
Melalui kegiatan ini, BM PAN berharap lahir generasi muda yang tidak hanya vokal, tetapi juga mampu bekerja nyata bagi bangsa—baik di ruang nyata maupun di dunia digital. (*)










Komentar