oleh

Jaga Lingkungan, Dapur MBG Karang Anyar Gunakan Sistem Pengolahan Limbah Modern

Harianpilar,com. Bandarlampung – Upaya menjaga keseimbangan antara pelayanan gizi dan kelestarian lingkungan terus diperkuat oleh pengelola SPPG (Dapur MBG) Karang Anyar.

Yayasan Alfian Husin selaku pengelola menerapkan prinsif bahwa operasional dapur tidak hanya berorientasi pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga mengedepankan tanggung jawab lingkungan secara serius dan terukur.

Sebagai bentuk konkret, pengelola telah meningkatkan sistem pengolahan limbah dengan menambahkan teknologi biotank dan filterisasi modern. Sistem ini menjadi pelengkap dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang telah lebih dulu digunakan, sehingga proses pengolahan limbah berjalan lebih maksimal dan berlapis.

Perwakilan pengelola dapur menyampaikan bahwa langkah ini bukan sekadar respons terhadap isu yang berkembang, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memastikan operasional dapur tetap aman bagi lingkungan sekitar.

“Kami memastikan bahwa seluruh proses pengolahan limbah dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai standar. Penambahan biotank dan sistem filterisasi ini adalah bentuk keseriusan kami agar limbah yang dihasilkan benar-benar melalui proses penyaringan optimal sebelum dialirkan ke lingkungan,” ujar pihak pengelola dapur MBG Karang Anyar.

Ia juga menegaskan bahwa sistem yang digunakan telah dirancang untuk memisahkan kandungan limbah seperti minyak, air, dan partikel padat, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

“Dengan sistem ini, air hasil olahan sudah dalam kondisi bersih dan tidak berbau. Kami sangat memperhatikan aspek ini karena kami juga bagian dari masyarakat di sini, sehingga menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Selain aspek lingkungan, dapur MBG Karang Anyar juga terus menjalankan fungsinya sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Mayoritas tenaga kerja yang terlibat merupakan warga lokal yang mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung melalui insentif rutin.

Dengan penguatan sistem pengolahan limbah serta komitmen pengelolaan yang berkelanjutan, pengelola berharap masyarakat dapat melihat operasional dapur MBG secara lebih utuh tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga dari tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan secara konsisten.(Tim)

Komentar