Harianpilar, com. Bandarlampung- Kecelakaan kerja tragis menimpa pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Aulia Ahmad Akbar, saat menjalankan tugas evakuasi banjir di wilayah Gang Onta, Kecamatan Kedaton.
Insiden tersebut terjadi saat waktu istirahat usai salat zuhur, Rabu (15/4). Dalam kondisi kelelahan setelah melakukan penanganan banjir, korban diduga kurang fokus ketika hendak membersihkan mesin pompa penyedot air yang masih dalam keadaan menyala.
Akibatnya, tangan korban tersedot ke dalam mesin hingga menyebabkan tiga jarinya putus.
Berdasarkan keterangan keluarga, Akbar saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Ia dirawat di ruang instalasi gawat darurat (IGD) dan masih menunggu tindakan operasi dari tim medis.
“Kondisinya cukup serius dan membutuhkan penanganan intensif, termasuk operasi serta pemulihan pascaoperasi,” ujar pihak keluarga dalam siaran persnya, Rabu (15/4).
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat korban mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas kemanusiaan membantu masyarakat terdampak banjir.
Akbar pun berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya terkait dukungan pengobatan dan proses pemulihan dirinya.
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan kerja dalam setiap penanganan bencana, terutama dalam penggunaan peralatan berat di lapangan. (*)










Komentar