oleh

Menuju Sejarah Baru, KONI Lampung Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah PON XXIII 2032

Harianpilar, com. Bandarlampung-Provinsi Lampung semakin memperkokoh langkahnya menuju sejarah baru sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.

Menjelang kunjungan krusial tim verifikasi dari KONI Pusat, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mengintensifkan persiapan teknis sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan dukungan administratif.

​Status Lampung yang kini menjadi calon tunggal tuan rumah PON 2032 bersama Provinsi Banten dipandang sebagai peluang emas sekaligus tantangan besar.

Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa status ini menuntut pembuktian nyata atas kelayakan fasilitas olahraga di Bumi Ruwa Jurai.

Hal tersebut dipertegas melalui audiensi strategis antara jajaran pengurus KONI Lampung dengan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung pada Senin (6/4/2026), yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dispora, Kominfo, Bappeda, hingga BPKAD guna menjamin dukungan total dari sisi anggaran maupun perencanaan.

​Sebagai langkah konkret, KONI Lampung telah memfinalisasi peta jalan verifikasi melalui rapat koordinasi teknis yang dipimpin oleh Waketum II KONI Lampung sekaligus Ketua Satgas Persiapan PON XXIII, Riagus Ria. Tim verifikasi pusat dijadwalkan akan melakukan visitasi lapangan pada 14 hingga 18 April 2026.

Sebanyak 26 cabang olahraga, yang terdiri dari 21 cabang reguler dan 5 cabang unggulan (privilege) Lampung, telah dipetakan sebarannya di wilayah strategis mulai dari Kota Bandarlampung, Metro, Lampung Barat, Lampung Selatan, hingga Pesawaran.

​Guna menyukseskan penilaian tersebut, personel gabungan dari pengurus provinsi dan cabang olahraga disiagakan untuk melakukan pendampingan melekat. Para pendamping diinstruksikan menguasai detail teknis lapangan secara komprehensif, mulai dari rute transportasi, ketersediaan penginapan, hingga fasilitas kesehatan di sekitar venue.

Sebagai bentuk komitmen daerah, rangkaian verifikasi ini akan diawali dengan prosesi penyambutan resmi oleh Gubernur Lampung di Mahan Agung pada pertengahan April mendatang.

​Di sisi lain, misi prestasi juga menjadi sorotan utama dalam persiapan ini. Waketum I KONI Lampung, Margono Tarmudji, mengungkapkan bahwa Lampung tengah memperjuangkan penambahan kategori perebutan medali emas pada cabang lumbung medali, yakni angkat besi dan angkat berat.

Lampung mendorong skema tiga medali emas per kelas untuk angkat besi dan empat medali emas untuk angkat berat. Strategi ini diharapkan mampu mendongkrak perolehan medali saat Lampung berlaga di tanah sendiri, sekaligus mewujudkan target sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi pada ajang olahraga tertinggi di Indonesia tersebut.(*)