oleh

Tejo Rayakan Milad Pertama, Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Silaturahmi

Harianpilar, com. Bandarlampung-  Komunitas Teman Joging (Tejo), wadah unik bagi para penghobi jalan kaki di Kota Tapis Berseri, bersiap merayakan hari jadinya yang pertama pada Minggu pagi, 26 April 2026.

Perayaan sederhana namun penuh makna itu akan dipusatkan di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung.

Sejak terbentuk pada 18 Mei 2025, Tejo tampil berbeda dari komunitas olahraga kebanyakan. Jika umumnya pelari memilih jalan protokol atau jalur utama, anggota Tejo justru setia menyusuri gang-gang sempit di seantero Bandar Lampung—bahkan yang hanya cukup dilalui satu sepeda motor.

Ketua Pelaksana HUT ke-1 Tejo, Muhammad Reza, mengatakan rangkaian kegiatan akan diawali dengan jalan pagi bersama, dilanjutkan sarapan, pemotongan tumpeng, hingga hiburan sederhana. Menariknya, seluruh kegiatan digelar secara swadaya tanpa proposal.

“Kami tidak membuat proposal, namun kami membuka pintu lebar-lebar bagi teman-teman dan komunitas lain yang ingin bergabung dan berpartisipasi dalam kemeriahan milad pertama ini,” ujar Reza dalam siaran persnya, Selasa (31/3).

Kepala Ombudsman Lampung yang juga pegiat Tejo, Nur Rakhman Yusuf, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap komunitas ini tetap istiqamah menjaga rutinitas setiap Ahad pagi dengan rute yang terus berganti.

“Saya berharap komunitas ini terus konsisten mengeksplorasi gang-gang di Bandar Lampung. Ini cara yang luar biasa untuk melihat sisi lain kota sambil tetap bugar,” katanya.

Pendiri Tejo, Juwendra Asdiansyah, menambahkan bahwa dirinya memimpikan Tejo semakin eksis dan mampu menjaga kesehatan seluruh anggotanya, sekaligus memperkuat jalinan kebersamaan lintas latar belakang.

Meski masih beranggotakan belasan orang, Tejo diisi berbagai tokoh Lampung dari beragam profesi. Di antaranya Gino Vanollie, Ferdi Gunsan, Budisantoso Budiman, Firman Seponada, Herdi Mansyah, hingga Rizani, yang rutin mengikuti rute “blusukan” bersama warga.

Milad pertama ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi Tejo untuk terus menginspirasi gaya hidup sehat melalui langkah sederhana namun bermakna.

Dengan semboyan “Joging semampunya, olahraga secukupnya, sehat hingga lansia, silaturahmi sepanjang usia,” Tejo membuktikan bahwa kebugaran tak harus mewah—cukup dimulai dari langkah kecil dan kebersamaan. (Ramona)