Harianpilar.com, Bandar Lampung — Aktivitas komunikasi digital masyarakat biasanya meningkat signifikan selama bulan Ramadan. Mulai dari mengatur rencana mudik, melakukan transaksi belanja, hingga berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat. Di tengah tingginya aktivitas tersebut, masyarakat juga dihadapkan pada ancaman penipuan digital yang kian marak melalui pesan singkat maupun panggilan telepon.
Fenomena ini membuat perlindungan keamanan digital menjadi semakin penting. Data menunjukkan bahwa kasus penipuan digital cenderung meningkat pada periode Ramadan, dengan sebagian besar modus dilakukan melalui aplikasi pesan instan dan panggilan telepon. Bahkan di Lampung sendiri, aparat kepolisian mencatat ratusan kasus penindakan terkait kejahatan manipulasi digital, termasuk penipuan melalui kanal online.
Menanggapi kondisi tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 menghadirkan inovasi fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus) yang dirancang untuk membantu melindungi pelanggan dari berbagai bentuk penipuan digital. Fitur ini menjadi salah satu terobosan baru karena mampu memberikan perlindungan terhadap panggilan WhatsApp, selain SMS dan panggilan telepon biasa.
Teknologi SATSPAM+ bekerja secara otomatis dengan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi aktivitas komunikasi yang mencurigakan. Jika terindikasi sebagai potensi penipuan, sistem akan memberikan peringatan kepada pengguna sekaligus menyediakan opsi pemblokiran nomor. Selain itu, pelanggan juga dapat menerima laporan harian mengenai aktivitas spam yang terdeteksi.
Peluncuran fitur ini merupakan bagian dari kampanye “IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan” yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan digital. Kampanye ini menyasar berbagai kalangan yang aktif beraktivitas selama Ramadan, seperti pekerja, pelaku UMKM, pengemudi transportasi online, tenaga kesehatan, hingga mahasiswa.
Untuk mendukung kelancaran komunikasi selama Ramadan, IM3 juga memperkuat jaringan melalui teknologi AIvolusi 5G yang kini telah tersedia di sejumlah wilayah di Lampung. Infrastruktur jaringan tersebut mencakup puluhan base transceiver station (BTS) yang telah terintegrasi dengan teknologi 5G dan kecerdasan buatan, sehingga mampu menjaga stabilitas koneksi internet meskipun terjadi lonjakan trafik pengguna.
Lampung sendiri merupakan salah satu wilayah penting selama musim mudik karena menjadi pintu gerbang Pulau Sumatera. Dengan tingginya mobilitas masyarakat di berbagai titik seperti pusat perbelanjaan, kawasan pendidikan, permukiman, hingga area transportasi, jaringan yang cepat dan aman menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat.
Selain menghadirkan perlindungan digital, IM3 juga menyediakan berbagai pilihan Paket Ramadan SATSPAM+ yang secara otomatis dilengkapi fitur keamanan tersebut tanpa biaya tambahan. Paket yang ditawarkan beragam, mulai dari paket harian hingga bulanan dengan kuota besar yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komunikasi, hiburan, dan aktivitas digital masyarakat selama Ramadan.
Sebagai bagian dari kampanye ini, IM3 turut menggelar kegiatan Bookber SATSPAM+ di Lampung yang menghadirkan berbagai rangkaian acara seperti hiburan musik, kajian Ramadan, hingga sesi diskusi inspiratif bersama para kreator konten. Melalui kegiatan ini, IM3 ingin lebih dekat dengan pelanggan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan saat beraktivitas di dunia digital.
Melalui hadirnya SATSPAM+ dan dukungan jaringan yang semakin kuat, IM3 berharap masyarakat dapat menjalani berbagai aktivitas Ramadan dengan lebih nyaman. Tidak hanya menikmati koneksi internet yang cepat, tetapi juga terlindungi dari ancaman penipuan digital yang semakin berkembang. (Ramona).









