oleh

Refleksi Satu Tahun Hamartoni-Romli: Membangun Lampura Bermartabat Maju, Aman dan Sejahtera

Harianpilar,com. Lampung Utara – Setahun yang lalu atau tepatnya Dua Puluh Februari Dua Ribu Dua Puluh Lima di Jakarta, Dr. Hamartoni, M.Si., dan Romli, S.Kom., M.H., dilantik Presiden sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tidak sekedar hadir secara simbolik, melainkan turun langsung ke lapangan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Mulai dari evakuasi, bantuan logistik, layanan kesehatan, hingga koordinasi lintas sektoral.

Disisi lain, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus bekerja guna mewujudkan Lampung Utara Bermartabat, Maju, Aman dan Sejahtera dengan Mendorong Ekonomi Kerakyatan, memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia, Menghadirkan Layanan publik yang inovatif, membenahi tata kelola pemerintahan serta menguatkan sektor pertanian dan perkebunan.

Kapolres Lampung Utara Berikan Penghargaan Kepada 17 Personel Atas Keberhasilan Ungkap Kasus 3CGerebek Arena Judi Sabung Ayam Pelaku Kabur ke Sungai, Ini Penjelaskan Kapolres Lampung UtaraDukung Asta Cita Presiden, Polres Lampung Utara Dirikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

“Kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Kegiatan refleksi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi menyempurnakan kebijakan serta implementasi program secara berkelanjutan,” ujar Sekretaris Daerah Dra. Intji Indriati, M.H., saat membuka acara sekaligus menyampaikan laporan kegiatan Refleksi Kinerja Satu Tahun Bupati dan Wakil Bupati di gedung Pusiban Agung, Selasa 3 Februari 2026.

Tampak suasana di dalam gedung tersebut dipadati para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara beserta para tamu undangan. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati turut hadir pula dengan mengenakan seragam kebesaran Aparatur Sipil Negara dengan warna khas Kuning Kaki lengkap dengan atributnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus Mendorong Ekonomi Kerakyatan. Berdasarkan data, pertumbuhan ekonomi Tahun 2025 sebesar 5,12 persen, sementara di 2024 sebesar 4,10 persen dengan indikator kesejahteraan angka kemiskinan 16,92 persen di 2024 turun menjadi 15,78 persen di 2025. Artinya jumlah penduduk miskin berkurang 6.920 jiwa.

Kemudian pembangunan manusia juga terus dikuatkan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sebelumnya 71,42 menjadi 72,28. Tingkat pengangguran terbuka juga alami penurunan dari 5,85 persen menjadi 5,78 persen.

Pelayanan dasar kesehatan juga terus ditingkatkan. Di RSUD Ryacudu pembenahan tata kelola terus dilakukan. Mulai dari peningkatan standar pelayanan, sarana prasarana, digitalisasi, hingga penyederhanaan alur pelayanan. Alhasil, Bad Ocupancy Ratio (BOR) angka penggunaan tempat tidur 6,2 persen di 2024 menjadi 21,23 persen di 2025 serta mendapat penghargaan Ombudsman RI dengan Opini Kualitas Tinggi.

Layanan Administrasi kependudukan juga di dekatkan ke masyarakat melalui inovasi PAKSU dengan pola jemput bola dengan menjangkau 150 desa dan kelurahan. Di bidang pendidikan, program seragam sekolah gratis menjangkau 15.553 peserta didik baru SD dan SMP, serta menargetkan 22.632 seragam gratis di 2026. (Rls)