oleh

Langkah Mukhlis Basri Dinilai Langka

Harianpilar,com. Bandarlampung – Langkah Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri, yang mendapat penugasan menjadi Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, dinilai sebagai fenomena politik yang langka sekaligus menarik.

Seorang legislator tingkat nasional yang kembali ke struktur paling bawah partai disebut sebagai sinyal adanya perubahan pendekatan politik—dari orientasi elit menuju penguatan komunitas dan akar rumput.

Pengamat politik dan akademisi Universitas Lampung, Sigit Krisbiantoro, menilai langkah tersebut patut diapresiasi sebagai wujud kepedulian elite partai terhadap pengembangan organisasi di tingkat bawah.

“Ini fenomena yang menarik dan langka. Langkah ini harus diapresiasi sebagai wujud kepedulian anggota partai elit yang mau mengembangkan partai di tingkat bawah,” ujar Sigit, Senin (2/3).

Menurutnya, fenomena ini bisa dipandang sebagai gejala perubahan pendekatan partai terhadap masyarakat pemilih. Jika sebelumnya partai lebih identik dengan pendekatan kekuasaan atau elit, kini terlihat ada upaya menggeser orientasi menjadi pendekatan komunitas dan rakyat.

“Ini pola pendekatan yang baik bagi PDI Perjuangan untuk memfungsikan masyarakat bawah agar berdaya secara politik dan ekonomi,” katanya.

Namun demikian, Sigit mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan pada simbol turunnya seorang anggota DPR menjadi ketua ranting, melainkan pada implementasi program nyata di lapangan.

“Tinggal bagaimana langkah partai merumuskan kegiatan-kegiatan yang realistis dan dapat diaplikasikan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi. Jangan sampai fenomena turunnya Mukhlis Basri ini hanya bersifat simbolik semata,” tegasnya.

Ia menambahkan, pendekatan langsung elite partai ke masyarakat desa merupakan model yang seharusnya dilakukan untuk meraih dukungan publik melalui kerja nyata, bukan sekadar retorika politik.

“Kalau pemberdayaan politik dan ekonomi ini berhasil mensejahterakan masyarakat, maka eksistensi partai akan diakui dan dirasakan manfaatnya. Itu menjadi indikator keberhasilan Mukhlis Basri dalam memanifestasikan dan mengimplementasikan fungsi partai di tingkat akar rumput,” pungkasnya.

Langkah Mukhlis Basri ini sebelumnya menjadi sorotan publik setelah diberitakan kembali aktif memimpin struktur partai di tingkat desa, meski masih menjabat sebagai anggota DPR RI. Fenomena ini dinilai membuka babak baru relasi antara elite politik nasional dan basis konstituen di pedesaan. (Ramona)

Komentar