Harianpilar,com. Bandarlampung – Kabar membanggakan datang bagi dunia sepak bola Lampung. Satu talenta muda asal Nusantara Lampung FC, Abiyyu Barikli, resmi dipanggil memperkuat Timnas U-20 Indonesia dalam skuad berisi 25 pemain yang disiapkan menghadapi ajang Piala AFF U-20 dan Kualifikasi Piala Asia U-20.
Pemanggilan pemuda kelahiran 9 Februari 2007 itu diumumkan oleh pelatih kepala Timnas U-20, Nova Arianto, yang tengah mempersiapkan tim terbaik untuk bersaing di level Asia Tenggara dan Asia.
Kehadiran bek kiri berbakat yang bermain untuk Nusantara Lampung FC itu menjadi bukti bahwa pembinaan usia muda di daerah mulai menunjukkan hasil konkret.
Pelatih fisik sepak bola kenamaan asal Lampung, Coach Dino Sefriyanto, menyampaikan rasa syukur dan optimismenya. Ia menilai pemanggilan tersebut merupakan buah dari kerja keras pemain serta dukungan lingkungan yang konsisten.
“Alhamdulillah, satu pemain Nusantara Lampung dipanggil ke Timnas U-20. Ini bukan proses instan. Dibutuhkan disiplin, komitmen latihan, serta kesiapan fisik dan mental. Level Timnas sangat kompetitif, jadi pemain harus benar-benar siap bersaing,” tegas Dino Sefriyanto.
Ia menambahkan, ajang AFF dan Kualifikasi Asia akan menjadi panggung pembuktian bagi para pemain muda Indonesia, termasuk talenta dari Lampung.
“Ini kesempatan emas. Kalau bisa memaksimalkan momentum ini, bukan tidak mungkin akan membuka jalan ke jenjang yang lebih tinggi. Yang penting konsistensi dan menjaga performa,” tambahnya.
Pemanggilan 25 pemain tersebut menjadi bagian dari strategi Timnas U-20 untuk membangun skuad tangguh yang mampu berbicara banyak di level regional maupun Asia. Bagi Lampung, masuknya satu nama dalam daftar tersebut bukan sekadar kebanggaan, melainkan sinyal bahwa daerah ini mulai diperhitungkan dalam peta pembinaan sepak bola nasional.
Ketua Sikamabara Junaedi mengaku bangga atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi generasi muda Lampung untuk berani bermimpi menembus level nasional.
“Ini kebanggaan untuk kita semua. Anak Lampung bisa bersaing dan dilirik pelatih Timnas U-20. Artinya kualitas pemain kita tidak kalah. Kami dari Sikambara tentu sangat mengapresiasi dan siap memberi dukungan moral agar yang bersangkutan bisa tampil maksimal,” ujar Junaedi, Minggu (1/3).
Menurutnya, momentum ini harus menjadi pemicu bagi seluruh stakeholder sepak bola di Lampung untuk semakin serius membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan.(*)









