oleh

Diguyur Hujan Semalaman, Ratusan Rumah Terendam Banjir

Harianpilar, com. Lampung Utara – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lampung Utara sejak Sabtu malam (31/1/2026) kembali mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Air setinggi dua meter merendam ratusan rumah warga dan melumpuhkan aktivitas masyarakat.

“Total ada 300 rumah warga yang terendam banjir,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Utara, Erwin Syaputra, Senin (2/2/2026).

Ratusan rumah tersebut berada di Kecamatan Kotabumi dan Kotabumi Selatan. Ketinggian air bervariasi mulai 30 cm hingga 2 meter. Daerah yang terparah ada di RT 5/LK 3 Kotaalam atau yang dikenal dengan nama Rawakarya. “Selain itu, ada dua sekolah yang juga terendam banjir,” terangnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah menerjunkan personel berikut perahu karet untuk mengevakuasi warga dan barang berharga milik warga. Apa yang mereka lakukan ini telah dimilai sejak Minggu kemarin. “Untuk bantuan, itu ranahnya dinas sosial,” jelas dia.

Di tempat berbeda, Ketua RT 5/LK 3 Kotaalam, Nur Asikin menuturkan, air mulai naik sejak kemarin. Puncaknya, terjadi pada pagi ini. Total ada 48 rumah warganya yang terendam banjir.

Sementara itu, Yudi, salah seorang warga di sana mengatakan, ketinggian air meningkat dengan cepat. Akibatnya, ia tidak sempat menyelamatkan barang-barang miliknya.”Rumah saya hanya menyisakan atapnya saja akibat direndam banjir,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan melalui Kabag Ops Kompol Firmasyah mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Begitu menerima laporan adanya banjir akibat luapan sungai, kami langsung mengerahkan Satgas Bencana untuk turun ke lokasi,” ujarnya. “Prioritas kami adalah keselamatan warga serta membantu evakuasi dan pengamanan barang-barang milik masyarakat,” sambung dia.

Berdasarkan data sementara, banjir merendam sedikitnya 44 rumah warga di Rawa Karya, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, dengan ketinggian air mencapai sekitar 160 sentimeter.

Selain itu, genangan juga terjadi di Gang Singgah Mata Tanah Miring, Tanah Miring Gang Bahagia, serta wilayah Kalipasir, Kelurahan Kotabumi Udik, dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 50 sentimeter.

Kapolres menambahkan, personel di lapangan tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga membantu warga mengevakuasi barang-barang dari rumah yang terendam banjir serta memastikan tidak ada korban jiwa.

“Kami bekerjasama dengan aparat TNI, kelurahan, BPBD, dan  untuk melakukan pengecekan rumah warga dan memantau perkembangan debit air. Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa,” tambahnya. (Rls)