Harianpilar, com. Padang – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, menyatakan bahwa secara prinsip pihaknya mendukung pencalonan Lampung dan Banten sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032.
Namun, keputusan resmi secara kelembagaan masih menunggu arahan Gubernur Sumatera Barat.
Hal tersebut ditegaskan Hamdanus saat menerima kunjungan tim KONI Lampung di Kantor KONI Sumbar, Padang, Jumat (30/1).
”Secara prinsip kami mendukung. Tetapi secara kelembagaan, kami harus lapor dahulu kepada Bapak Gubernur. Apa instruksi beliau, akan kami sampaikan secara resmi ke Lampung,” ujar Hamdanus.
Hamdanus menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melaporkan maksud kedatangan KONI Lampung yang meminta dukungan tersebut kepada pimpinan daerah. Ia juga berjanji akan melakukan kunjungan balasan ke Lampung sesegera mungkin.
Dalam pertemuan tersebut, Hamdanus mengungkapkan fakta menarik bahwa sebelum kedatangan tim Lampung, KONI Bengkulu telah lebih dulu bertandang. Tujuannya serupa, namun dengan skema berbeda: mengajak Sumatera Barat menjadi tuan rumah bersama (co-host) PON XXIII/2032.
”Hal tersebut sudah kami laporkan kepada Gubernur, dan disambut dengan positif. Artinya, Sumbar siap menjadi tuan rumah bersama Bengkulu untuk PON XXIII 2032,” jelasnya.
Situasi ini menempatkan Sumbar dalam posisi strategis, antara menjadi pendukung Lampung-Banten atau maju sebagai calon tuan rumah bersama Bengkulu.
Menanggapi dinamika tersebut, Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, tetap optimistis Sumatera Barat akan memberikan dukungannya kepada Lampung. Ia menawarkan konsep solidaritas sesama pulau Sumatera.
Riagus berharap, jika nanti Lampung-Banten yang maju bersaing melawan kandidat dari pulau lain (seperti Kalimantan atau Sulawesi), maka Sumbar diharapkan memberikan dukungannya.
”Kami yakin Sumatera Barat akan mendukung kami. Begitu juga sebaliknya, jika Sumatera Barat yang masuk final [terpilih sebagai calon melawan pulau lain], Lampung akan memberikan dukungannya kepada Sumbar,” tegas Riagus.
Pertemuan kedua belah pihak berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan aksi saling berbalas pantun.
Riagus Ria melontarkan pantun rayuan, “Sumatera Barat sungguhlah hebat, sudah terkenal di Nusantara. Hari ini kami menyampaikan surat, meminta dukungan untuk PON tahun 2032.” Dilanjutkan dengan pantun kedua, “Batusangkar Bukittinggi, Kota Padang sampai Painan. Hari ini kami bersilaturahmi, semoga mendapatkan dukungan.”
Tak mau kalah, Hamdanus membalas dengan pantun jenaka yang menyiratkan apresiasi atas gerak cepat Lampung, “Anak Padang pergi merantau, tidak lama pulang kampung. Terus kami pantau, yang bergerak ternyata Lampung.”(Irul)





