Harianpilar, com. Bandarlampung – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mematangkan kesiapan pelaksanaan Praktik Kerja Pengabdian kepada Masyarakat (PKPM) dan Kerja Praktik (KP) Periode Ganjil 2025/2026 dengan menggelar pembekalan bagi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Selasa (20/1).
Pembekalan yang digelar di ruang rapat Gedung H. Alfian Husin tersebut menjadi langkah strategis IIB Darmajaya sebelum menerjunkan mahasiswa ke 13 desa di Kabupaten Lampung Selatan, dengan fokus utama pada penguatan UMKM, digitalisasi ekonomi, dan inovasi teknologi menuju desa mandiri.
Kegiatan pembekalan menghadirkan narasumber Muhammad Rafiq, S.E., M.Si. dan Dona Yuliawati, S.Kom., M.T.I., serta diikuti puluhan DPL PKPM dan KP. Ketua Pelaksana PKPM dan KP Periode Ganjil 2025/2026, Muhammad Redintan Justin, S.Ds., M.Ds., mengatakan pembekalan ini merupakan bagian penting dari rangkaian pelaksanaan PKPM dan KP.
“Pada periode ganjil ini, terdapat 13 DPL PKPM dan 34 DPL KP yang akan mendampingi mahasiswa dalam kegiatan pengabdian dan praktik kerja,” ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (27/1).
Dalam sesi pemaparan, Dona Yuliawati menjelaskan tata cara pelaporan PKPM dan KP yang harus disampaikan kepada mahasiswa. Menurutnya, laporan wajib mengikuti format karya ilmiah sesuai panduan yang tersedia di laman resmi PKPM dan KP IIB Darmajaya.
“Laporan PKPM dan KP mahasiswa nantinya akan dikembangkan menjadi paper pengabdian masyarakat, sebagai bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan dosen,” jelas Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IIB Darmajaya tersebut.
Sementara itu, Muhammad Rafiq memaparkan hasil survei lokasi PKPM di 13 desa Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan. Ia menekankan bahwa setiap desa memiliki potensi yang dapat dimaksimalkan oleh mahasiswa, terutama pada sektor digitalisasi ekonomi dan inovasi teknologi.
“Wilayah desa memiliki potensi persawahan, perkebunan, serta banyak UMKM yang bisa dikembangkan melalui digitalisasi untuk menopang perekonomian masyarakat,” ujarnya.
PKPM Periode Ganjil 2025/2026 dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 29 Januari 2026, dengan melibatkan 13 kelompok mahasiswa yang masing-masing didampingi satu Dosen Pembimbing Lapangan di 13 desa lokasi PKPM di Kabupaten Lampung Selatan.
Melalui program ini, IIB Darmajaya menegaskan komitmennya menghadirkan peran nyata perguruan tinggi dalam pembangunan desa, sekaligus menyiapkan mahasiswa agar adaptif, inovatif, dan solutif terhadap kebutuhan masyarakat. (Ramona)









