oleh

MAN 2 Bandarlampung Targetkan Lonjakan Lulusan ke PTN 2026

Harianpilar, com. Bandarlampung – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandarlampung menargetkan peningkatan signifikan jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) pada 2026. Kepala MAN 2 Bandarlampung Drs. Nauval menegaskan, strategi utama yang disiapkan adalah pembentukan kelas unggul serta penguatan pendidikan karakter berbasis kurikulum Kementerian Agama.

“Target kami tahun 2026 ini tentu harus lebih baik dan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu, melalui jalur prestasi SNBP, lulusan kami yang diterima di perguruan tinggi umum mencapai sekitar 45 orang. Harapan kami, tahun ini lebih dari itu,” ujar Nauval kepada Harian Pilar, Kamis (22/1/2026).

Selain jalur SNBP, MAN 2 Bandarlampung juga mencatat prestasi konsisten melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN). Bahkan, dalam dua tahun terakhir, MAN 2 Bandarlampung tercatat sebagai madrasah dengan jumlah siswa terbanyak diterima di UIN Raden Intan Lampung, hingga memperoleh penghargaan khusus.

“Tahun kemarin jumlah lulusan kami yang diterima melalui SPAN-PTKIN mencapai sekitar 240 orang. Target kami tahun ini ya minimal di atas itu,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, pihak sekolah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari bimbingan intensif bekerja sama dengan pihak ketiga, hingga pendampingan siswa dalam memilih program studi yang sesuai dengan nilai rapor dan potensi akademik.
“Anak-anak harus diarahkan memilih prodi sesuai kemampuannya, supaya tidak salah menentukan masa depan,” kata Nauval.

Dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026–2027, MAN 2 Bandarlampung juga akan mengembangkan kelas unggul sesuai arahan Kantor Wilayah Kementerian Agama. Kelas unggul tersebut meliputi kelas prestasi akademik, kelas digital, dan kelas Tahfidz, yang selama ini menjadi salah satu fokus utama madrasah.

Di sisi lain, penguatan karakter siswa juga menjadi perhatian serius. Nauval menjelaskan, MAN 2 Bandarlampung telah mulai menerapkan Kurikulum KMA 1503 yang menitikberatkan pada pembentukan karakter.

“Kurikulum terbaru ini mengarah pada penguatan karakter berbasis cinta, dengan lima aspek utama yang harus tertanam pada diri siswa. Ini dipadukan dengan penguatan deep learning dan kegiatan kokurikuler, dan sudah kami mulai sejak semester genap serta berlanjut ke tahun ajaran 2026–2027,” jelasnya.

Saat ini, MAN 2 Bandarlampung memiliki 226 siswa kelas XII, terdiri dari jurusan sains dan sosial, yang akan mengikuti Ujian Madrasah sebagai penentu kelulusan. Nauval berharap hasil ujian tersebut mampu mencerminkan kualitas akademik siswa sekaligus mendukung peluang mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Harapan kami, nilai Ujian Madrasah anak-anak lebih baik dan berkorelasi dengan hasil TKA mereka, sehingga peluang diterima di perguruan tinggi semakin besar,” pungkasnya.

Dengan strategi akademik dan karakter yang diperkuat, MAN 2 Bandarlampung optimistis dapat terus menjadi salah satu madrasah rujukan di Lampung dalam melahirkan lulusan berprestasi dan berdaya saing nasional. (Ramona/ Manurung ).