Harianpilar, com. Bandarlampung –Persatuan Tenis Meja (PTM) SIM Sport Lampung mengirimkan kekuatan penuh dengan menerjunkan delapan atlet andalannya untuk berlaga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PTMSI Bersatu dan Tunggal Intermaster.
Kejuaraan yang memperebutkan total hadiah Rp100 juta tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15-19 Januari 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) Senen, Jakarta.
Pelatih PTM SIM Sport Bandarlampung, Dahlan Haruri, menjelaskan bahwa delapan petenis meja yang dikirim dibagi menjadi dua tim, yakni Tim A dan Tim B. Langkah ini diambil karena kejuaraan bersifat terbuka (open tournament), sehingga peserta dapat mendaftar atas nama Pengprov PTMSI, klub, maupun PTM.
”Kami mengirimkan dua tim. Tim A diperkuat oleh Rafanael, Lucky, Braydon, dan Siena. Sedangkan Tim B dipimpin oleh Nanda, Algifari, Hendra, dan Albert,” ujar Dahlan, Rabu (14/1/2026).
Dahlan menegaskan, pihaknya tidak sekadar ingin meramaikan kompetisi. Target tinggi langsung dipasang, yakni meraih gelar juara, khususnya di sektor beregu putra.
”Kami selalu memberikan target juara kepada para pemain. Kami datang bukan sekadar untuk bermain, tetapi untuk menang. Oleh karena itu, persiapan yang dilakukan pun dengan porsi maksimal,” tegasnya.
Lebih jauh, Dahlan mengungkapkan bahwa partisipasi dalam kejurnas ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang. Sebagai penyandang predikat peraih dua medali emas pada PON 2024 lalu, tim tenis meja Lampung memiliki beban moral untuk mempertahankan prestasi tersebut pada PON 2028 mendatang.
”Kami tidak overconfident, tetapi kami waspada. Pemanasan mesin sudah harus dimulai secara kontinu dari sekarang. Kami menghindari persiapan mendesak atau ‘sistem kebut semalam’ yang membuat fokus berkurang,” jelas Dahlan.
Ia juga menambahkan bahwa timnya telah mengagendakan keikutsertaan dalam berbagai turnamen terbuka di tingkat ASEAN pada periode 2026-2027. Hal ini bertujuan untuk mematangkan mental dan teknik atlet dengan menghadapi lawan yang levelnya terus meningkat.
Sementara itu, salah satu petenis meja andalan Lampung, Siena, mengaku siap menjawab kepercayaan pelatih. Ia menilai target juara bukan sebagai beban, melainkan tantangan untuk menjaga fokus.
”Kami sepakat menerima target juara dari pengurus dan pelatih. Ini bukan bentuk keangkuhan, melainkan wujud keseriusan kami. Kami tetap waspada terhadap pemain daerah lain yang juga berkembang pesat,” tutur Siena.
Sebagai informasi, Kejurnas PTMSI Bersatu ini mempertandingkan nomor Beregu Putra dan Putri serta Tunggal Intermaster Putra dan Putri. Peserta nomor tunggal diambil dari atlet beregu yang berhasil menempati peringkat 1 hingga 4. Panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet Warga Negara Indonesia (WNI) untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini. (Irul)









