oleh

PJ91 Pilih Lampung Tuan Rumah Rakernas 2026

Harianpilar.com, Bandarlampung – Organisasi Purna Jamnas ’91 (PJ91) memastikan Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PJ91 tahun 2026. Agenda nasional ini digelar untuk mematangkan program kerja sekaligus memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dan daerah.

Rencana penyelenggaraan Rakernas tersebut disampaikan langsung Ketua Umum Pengurus Pusat PJ91, Teguh Santosa, saat bersilaturahmi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Rumah Dinas Mahan Agung, Bandar Lampung, Minggu (21/12). Dalam pertemuan itu, Teguh didampingi Bendahara Pengurus Daerah PJ91 Lampung, Tri Indah Noviana.

PJ91 merupakan wadah berhimpunnya para peserta Jambore Nasional Pramuka Penggalang yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur pada 1991. Hingga kini, organisasi tersebut aktif mengonsolidasikan peran anggotanya dalam mendukung pembangunan dan program pemerintahan.

“Pasca Munas III pada September lalu, masih ada sejumlah pekerjaan rumah terkait pembenahan administrasi organisasi. Kami perkirakan selesai Januari 2026, setelah itu Rakernas dapat segera dilaksanakan,” ujar Teguh.

Dalam paparannya, Teguh juga menjelaskan langkah penguatan struktur dan peningkatan kinerja organisasi PJ91 secara nasional agar mampu berkontribusi lebih aktif dalam mendukung program pemerintah, baik di pusat maupun daerah.

Sementara itu, Tri Indah Noviana melaporkan kesiapan Pengurus Daerah PJ91 Lampung untuk membantu penuh pelaksanaan Rakernas 2026 di Bumi Ruwa Jurai.

Gubernur Lampung yang akrab disapa Kiyai Mirza menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung penyelenggaraan Rakernas PJ91.

Ia juga mengapresiasi langkah PJ91 dalam membangun sinergi dengan pemerintah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Terpisah, Ketua Pengda PJ91 Lampung Dedi Miryanto berharap Rakernas 2026 menjadi momentum penguatan kerja sama strategis antara PJ91 dan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Semoga Rakernas ini melahirkan program-program yang efektif, berdampak nyata, dan dapat menjadi model untuk dikembangkan di daerah lain,” ujarnya. (Ramona)