oleh

Tiga Fakultas Unila Raih Akreditasi Internasional

Harianpilar.com, Bandar Lampung —  Universitas Lampung (Unila) kembali mencatatkan prestasi strategis di tingkat internasional. Tiga fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik (FT), dan Fakultas Kedokteran (FK) resmi meraih akreditasi penuh (full accredited) dari lembaga akreditasi internasional Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, Informatik, Naturwissenschaften und Mathematik (ASIIN e.V.) dengan masa berlaku hingga 30 September 2030.

Kepastian tersebut disampaikan melalui surat elektronik dari ASIIN kepada Universitas Lampung, menyusul keputusan Sidang Komisi Akreditasi ASIIN pada 12 Desember 2025, setelah seluruh persyaratan dan rekomendasi dinyatakan terpenuhi.

Wakil Rektor IV Unila Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif dan komitmen kuat seluruh sivitas akademika Unila dalam membangun mutu pendidikan tinggi berstandar internasional.

“Akreditasi penuh ASIIN hingga 2030 ini menjadi pengakuan internasional atas kesungguhan Universitas Lampung dalam menerapkan sistem pendidikan yang berkualitas, terukur, dan berkelanjutan. Ini adalah buah dari kerja keras seluruh fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta dukungan pimpinan universitas,” ujar Prof. Ayi Ahadiat, Selasa (16/12).

Akreditasi internasional tersebut mencakup delapan program studi dari ketiga fakultas. Di FKIP, empat program studi terakreditasi dalam satu klaster, yakni S-1 Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Kimia, dan Pendidikan Biologi. Fakultas Teknik mengantarkan tiga program studi meraih pengakuan internasional, yaitu S-1 Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin, sementara Fakultas Kedokteran memperoleh akreditasi penuh untuk Program Studi S-1 Kedokteran.

Menurut Prof. Ayi, capaian ini tidak hanya meningkatkan reputasi institusi, tetapi juga membuka peluang kerja sama internasional yang lebih luas.“Pengakuan ASIIN memberikan nilai tambah bagi lulusan Unila agar lebih kompetitif di pasar kerja global, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Proses akreditasi internasional ASIIN dilakukan melalui tahapan panjang dan komprehensif. Visitasi dilaksanakan pada September–Oktober 2024 dengan asesmen menyeluruh terhadap kurikulum, proses pembelajaran, kualitas dosen, sistem penjaminan mutu internal, sarana prasarana, hingga keterlibatan pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa dan pengguna lulusan.

Sebelumnya, FKIP, FT, dan FK berstatus akreditasi bersyarat (conditional accreditation). Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, Universitas Lampung melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan sistem penjaminan mutu, penyempurnaan kurikulum, hingga optimalisasi tata kelola akademik secara terintegrasi.

“Ke depan, Unila akan terus mendorong internasionalisasi program studi dan memperluas kolaborasi global sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing perguruan tinggi dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional,” pungkas Prof. Ayi Ahadiat.

Dengan diraihnya akreditasi penuh ASIIN oleh FKIP, FT, dan FK hingga 2030, Universitas Lampung menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang konsisten menjaga mutu, adaptif terhadap standar internasional, serta berkomitmen menghasilkan lulusan unggul dan berdaya saing global. (Ramona)