oleh

Dorong Pemuda Angkat Isu OKU Selatan Lewat Media

Harianpilar.com, Bandar Lampung – Keluarga Besar Mahasiswa Ogan Komering Ulu Selatan (KBM OKUS) Lampung kembali menggelar Latihan Kepemimpinan Organisasi (LKO) 2025 selama tiga hari dua malam, 5–7 Desember, di Aula KNPI Lampung. Kegiatan ini menghadirkan puluhan mahasiswa perantau asal OKU Selatan yang kini menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Lampung.

Ketua Umum KBM OKUS Lampung, Jerry Anggara, menyatakan bahwa penyelenggaraan LKO menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menanamkan dasar kepemimpinan dan memperkuat kapasitas kader.

“Kami ingin membangun generasi yang mampu berpikir strategis sekaligus peka terhadap persoalan di kampus dan daerah,” ujar Jerry dalam siaran persnya, Selasa (9/12).

LKO 2025 menghadirkan tiga narasumber utama: Aang Heguwantoni yang memaparkan materi keorganisasian, Annisa Nurjannah Irawan, S.H., M.Kn., yang mengulas peran mahasiswa dalam advokasi, serta Aprohan Saputra, M.Pd.

Dalam sesinya, Aprohan menyoroti minimnya publikasi mengenai potensi OKU Selatan di level regional maupun nasional. Ia menilai mahasiswa memegang peran strategis untuk mengisi kekosongan narasi tersebut. “Media adalah jembatan bagi suara daerah. Pemuda harus hadir sebagai komunikator,” tegasnya.

Ia mendorong peserta untuk aktif memproduksi konten: mulai dari menulis opini, memanfaatkan media sosial, hingga menginisiasi kampanye digital yang konstruktif.

Selain penyampaian materi, LKO 2025 dikemas secara interaktif melalui diskusi kelompok, simulasi dinamika organisasi, dan studi kasus. Pola pelatihan ini memberi ruang refleksi, kolaborasi, dan penguatan wawasan kepemimpinan bagi seluruh peserta.

Menutup kegiatan, Jerry kembali menegaskan arah besar organisasi. “Kami ingin mahasiswa OKU Selatan bukan hanya menjadi pembelajar, tetapi juga penggerak,” ujarnya.

KBM OKUS Lampung berharap LKO 2025 menjadi momentum lahirnya generasi muda yang berani mengangkat isu-isu OKU Selatan ke ruang publik melalui berbagai platform media, sekaligus menjadi bagian dari solusi bagi masa depan daerahnya. Dari Lampung untuk OKU Selatan — suara pemuda harus terus menggema. (Ramona)