Harianpilar.com, Bandarlampung – Bupati Lampung Tengah Ardito memberikan arahan tegas sekaligus motivasi kuat kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Tengah usai pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) di Aula Pemkab Lampung Tengah, Sabtu (6/12).
Dalam sambutannya, Bupati menekankan agar dinamika yang sempat memicu pelaksanaan Musorkablub tidak terjadi lagi di masa mendatang. “Besok-besok jangan ada lagi Musorkablub terjadi di Lamteng,” tegas Ardito.
Ia mengajak seluruh Cabang Olahraga (Cabor) untuk mulai membangun prestasi dari hal-hal kecil, dilakukan secara konsisten dan penuh kebersamaan. Menurutnya, soliditas adalah fondasi utama menuju capaian besar.
“Hidup itu yang penting penuh kebahagiaan tanpa menjelek-jelekkan orang lainnya agar menjadi sebuah tim yang kuat. Agar KONI Lamteng bisa melangkah menuju nomor 3 dalam Porprov,” ujar Ardito, menetapkan target ambisius meraih peringkat ketiga Porprov 2026.
Dalam kesempatan itu, Ardito juga menjelaskan kondisi anggaran daerah yang saat ini difokuskan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur. “Kita hari ini berkonsentrasi memperbaiki jalan 339 + 256 dari Provinsi Lampung, maka sekitar 700 meter untuk pembangunan jalan di Lamteng. Maka perlu ngerem dulu kegiatan yang lainnya,” jelasnya.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa anggaran KONI tidak dikurangi, bahkan tetap dialokasikan sebesar Rp1 miliar untuk persiapan sarana dan prasarana menuju Porprov.
Dana tersebut dipastikan sepenuhnya diperuntukkan bagi kebutuhan atlet dan Cabor.
Bupati Ardito memberikan perhatian khusus pada tata kelola administrasi KONI, termasuk soal transparansi dan mekanisme pertanggungjawaban. “Administrasi di KONI harus jelas. KONI tidak boleh memegang handbank-nya, tetapi sebagai fasilitator saja,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan agar data seluruh atlet Lampung Tengah harus sudah terdata lengkap dan masuk dalam katalog guna memastikan fasilitas yang diberikan sesuai kebutuhan.
“KONI adalah bagian dari Pemda, sehingga perlu ada sistem yang dibuat agar ada pertanggungjawaban anggaran kepada masyarakat dan semuanya percaya kepada KONI,” pungkas Ardito.
Dengan arahan tegas Bupati Ardito, Musorkablub KONI Lampung Tengah menjadi titik awal perubahan menuju tata kelola yang lebih profesional, soliditas yang lebih kuat, dan target prestasi yang lebih tinggi pada Porprov 2026. (Ramona).









