Harianpilar.com, Bandar Lampung – Presiden Prabowo Subianto resmi memberikan gelar pahlawan kepada Presiden ke-2 RI Soeharto, melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung Hanan A. Rozak mengatakan, status (pahlawan) tersebut adalah suatu kebanggaan bagi keluarga besar Partai Golkar.
“Golkar memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan kepemimpinan Pak Harto. Dan, itu semua menjadi kebanggaan partai Golkar atas pengakuan negara terhadap kiprahnya dalam perjalan partai dan negara,” kata Hanan A.Rozak dalam siaran persnya, Selasa (11/11).
Hanan Rozak yang juga anggota DPR RI mengatakan Soeharto memang memiliki kekurangan, tapi menurutnya tak ada manusia yang sempurna. Dimata Hanan Rozak, Soeharto adalah arsitek pembangunan nasional. Dia telah merancang pondasi ekonomi, dan meletakkan dasar pembangunan jangka panjang. Salah satu buktinya, dan dirasakan adalah kemampuannya menciptakan swasembada pangan nasional dan membangun infrastruktur hingga terciptalah pemerataan di daerah.
Hanan menyampaikan apresiasi dan terimakasih pada pemerintahan Prabowo – Gibran atas diterbitkannya Kepres 116/Tahun 2025 tentang 10 tokoh pahlawan nasional — khususnya Presiden RI yang ke-2, yakni almarhum Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto. “Ini merupakan bentuk penghormatan negara terhadap jasa dan pengabdian beliau kepada bangsa dan negara Indonesia,” ujar Hanan Rozak.
Peran Soeharto pada masa-masa revolusi tidak diragukan lagi, terutama pada masa penumpasan G30S PKI Tahun 1965. Refleksi dan keteladanan Soeharto, tetap terpatri dalam jiwa kader Golkar. “Atas nama keluarga besar Partai Golkar Lampung, kami menyampaikan terima kasih dan mengajak agar segenap kader bisa mengambil keteladanan beliau,” kata Hanan Rozak menegaskan.(Ramona)









