Harianpilar.com, Pesawaran – DPRD Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-18 Kabupaten Pesawaran tahun 2025, yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG), Kamis (17/7/2025). Peringatan tahun ini mengusung tema Bumi Wisata Sejuta Pesona.
Pesawaran (Netizenku.com): Ketua DPRD Pesawaran, Achmad Rico Julian menyampaikan tanggal 17 Juli memiliki arti khusus bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran. Tepat 18 tahun lalu, pada 17 Juli 2007, Kabupaten Pesawaran resmi berdiri sebagai daerah otonomi baru berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2007.
“Peringatan hari jadi ini tentunya memiliki makna yang sangat dalam. Kita tidak ingin melupakan sejarah dan senantiasa dapat menyikapi secara arif keadaan masa kini serta memproyeksikannya ke depan untuk perubahan yang lebih baik,” ujar Rico.
Rico mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum hari jadi ini sebagai semangat bersama dalam membangun Kabupaten Pesawaran yang lebih maju, dengan memaksimalkan potensi di segala bidang dan mewujudkan keadilan melalui pemerataan pembangunan dari desa hingga tingkat kabupaten.
“Kami, anggota DPRD bersama segenap aparatur pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat, mari bersama-sama sesuai dengan profesi dan tugas masing-masing meningkatkan sinergitas untuk kemajuan dan pembangunan Pesawaran,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan hanya seremonial, tetapi ajang untuk mengenang perjuangan para perintis sekaligus mengevaluasi capaian pembangunan.
“Kabupaten Pesawaran terbentuk melalui proses perjuangan yang panjang. Hari ini, kita tidak hanya memperingati usia, tetapi juga menyatukan tekad untuk melanjutkan perjuangan para pendiri dengan karya nyata dan kerja keras,” ujar Dendi.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para tokoh pemekaran dan pejabat terdahulu atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi Pesawaran hingga seperti sekarang.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Zainal Abidin, memberikan apresiasi atas capaian Pesawaran sebagai daerah otonom yang terus menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun.
“Delapan belas tahun bukanlah waktu yang singkat. Dari harapan, perjuangan, dan doa para tokoh, Pesawaran tumbuh dari kabupaten yang masih belajar berjalan menjadi daerah yang melangkah tegak dengan percaya diri,” ujar Zainal.
Menurutnya, tantangan dan keterbatasan justru menjadi pemicu lahirnya kreativitas dan ketangguhan. Mulai dari pelayanan publik, perluasan akses pendidikan, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat, semua menjadi bukti nyata bahwa Pesawaran terus bergerak ke arah kemajuan.
“Gotong royong masyarakat adalah kekuatan yang tak pernah pudar. Ini adalah modal sosial paling berharga yang harus terus kita jaga,” tegasnya.
Zainal menambahkan, Pesawaran memegang peran penting dalam mendukung visi Pemerintah Provinsi Lampung: “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.”
“Hari jadi ke-18 ini harus menjadi refleksi bersama bahwa perjalanan kita belum selesai. Masih banyak harapan rakyat yang harus diwujudkan. Hanya dengan persatuan dan semangat gotong royong kita bisa menggapai tujuan besar itu,” pungkasnya. (fahmi)









