Harianpilar.com, Bandarlampung – Anggota Komisi V DPR RI, Mukhlis Basri melakukan kunjungan ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung, Selasa (14/1).
Dalam kunjungannya, politisi senior PDI Perjuangan ini membahas berbagai persoalan jalan di Sai Bumi Ruwa Jurai, termasuk ruas jalan di Kabupaten Tanggamus, khususnya di tanjakan Sedayu.
Di tanjakan yang terkenal terjal dan sudah banyak makan korban itu, Mukhlis mendorong agar pihak memberi perhatian khusus di tanjakan tersebut.
“Saya minta di tanjakan Sedayu itu dibuatkan pos pantau atau pos pengamanan. Kemudian diadakan mobil derek yang stand by. Untuk membantu mobil yang mogok atau tidak kuat menanjak di tanjakan itu,” ujarnya.
Selain itu, mantan Bupati Lampung Barat dua periode ini juga meminta agar tingkungan di tanjakan Sedayu itu dipasang lampu penerangan jalan serta rambu-rambu jalan.
“Tapi untuk yang ini kita juga minta di semua ruas jalan, terutama yang tingkungan, yang belum ada lampu penerangan dan rambu-rambunya dikasih. Seperti di jalan lintas timur, lintas tengah, dan lintas barat, ini masih banyak yang belum. Makanya kita dorong agar dikasih lampu dan rambunya,” tegasnya.
Selain masalah lampu penerangan dan rambu-rambu jalan, Mukhlis juga meminta agar kendaraan Over Dimension Over Loading yang melintasi jalan di Provinsi Lampung juga diperhatikan.
“Ini penting dilakukan untuk pemeliharaan jalan di Lampung. Agar jalan di Lampung ini tetap terawat dengan baik. Jika perlu pengawasannya diperketat dan buatkan aturannya,” pungkasnya. (*)









