Harianpilar.com, Banda Aceh – medali perak dari cabang olahraga Paramotor di nomor Slalom Foot Launch di Bandara Maliku Shaleh yang sudah berlangsung sejak 29 agustus lalu hingga tanggal 09 September mendatang.
Manager Paramotor Lampung, Waras Budi Hartawan mengatakan, kompetisi ini menuntut keahlian teknis, fisik dan ketelitian dikondisi cuaca bervariasi, untuk itu atlet Lampung sudah melakukan hal terbaik dengan perolehan maksimal.
“Untuk peraih medali perak ini, atlet Lampung mencatatkan elapshet time 30.67 detik yang berhasil menghantarkan Adi Ayangsyah pada ranking kedua atau medali Perak, ” kata Waras Budi Hartawan dalam siaran persnya, Rabu (4/9).
Perolehan Lampung ini gagah meninggalkan atlet Acep Rustandi asal Jawa Barat yang berada di posisi ranking ketiga.
“Posisi Lampung di kategori Slalom ini diapit oleh dua Atlit Jawa Barat yang berada di ranking 1 peraih medali emas dan rangking 3 peraih perunggu,” terangnya.
Sebagai catatan waktu Adi Ayangsyah asal Lampung hanya tertinggal 6. 18 detik dari peraih emas Jawa Barat.
Cabang olahraga Paramotor di PON XXI Aceh mempertandingkan keterampilan, keseimbangan pilot yang malakukan manuver cukup ekstrim.
Nomor lomba ini diikuti oleh 27 atlet dari 39 atlet teregistrasi dari beberapa Provinsi di Indonesia yang berjalan sukses tanpa insiden.
“Itulah hasil terbaik kita bang, hal ini juga sudah kami laporkan ke ketua harian KONI Lampung,” demikian Waras. (Ramona).









