oleh

Dinkes Lampung Himbau Masyarakat Ikuti PIN Polio di Faskes Terdekat

Harianpilar.com, Bandarlampung – Masuk wilayah beresiko tinggi penyebaran polio, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung himbau masyarakat untuk segera mengikuti Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di fasilitas kesehatan (faskes) terdekat. Yakni di 320 puskesmas yang tersebar di Provinsi Lampung.

Selain puskesmas, masyarakat juga bisa mendapatkan vaksin polio di sekolah-sekolah yang menyelenggarakan posyandu serta pos-pos pelayanan PIN yang sudah dibentuk oleh puskesmas.

Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit, dr. Lusi Darmayanti, MPH mengatakan penyelenggaraan PIN Polio ini akan diselenggarakan pada 2 putaran. “Yaitu pada 23 Juli sampai 29 Juli dan yang putaran ke 2 itu di tanggal 6 Agustus sampai 12 Agustus,” ujar Lusi kepada Harian Pilar dihubungi via telepon. Selasa (23/7).

Lusi menjelaskan, pekan imunisasi nasional polio adalah suatu kebijakan dari pemerintah terkait penyakit polio. Seperti diketahui, saat ini sudah ada 7 provinsi yang ditemukan kasus polio. Yaitu di Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Tengah, Papua Pegunungan sama Papua Selatan.

“Jadi ada 7 provinsi yang sudah ditemukan kasus polio. Dan Provinsi-provinsi ini sudah melaksanakan Sub PIN untuk melindungi wilayahnya terdapat penyakit polio , jadi semua sudah dilakukan sub PIN,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Lusi, Lampung dan beberapa provinsi lainnya yang belum ditemukan kasus polio ini merupakan provinsi yang berisiko tinggi untuk timbulnya kasus polio, sehingga pemerintah menganggap penting terhadap kejadian luar biasa polio ini yang tadi di 7 provinsi itu maka diadakanlah pekan imunisasi nasional polio.

“Itu latar belakang kenapa diadakannya PIN Polio. Karena kita Lampung beserta provinsi lain diluar 7 provinsi yang sudah ditemukan kasus polio itu merupakan provinsi resiko tinggi untuk terjadinya polio itu,” kata dia.

Untuk pelaksanaannya sendiri, kata dia, dilakukan serentak seluruh indonesia mulai hari ini dicanangkan pada 23 Juli ini sejalan dengan hari anak nasional. “Ini serentak pencanangan itu dilakukan pada hari ini, untuk di Lampung tadi dilaksanakan pencanangannya oleh bapak Pj Gubernur di kabupaten Lampung Selatan di Puskesmas Tanjung Sari Desa Bumi sari,” terangnya.

Untuk pencanangannya sendiri, kata dia, dilakukan terhadap sasaran yang mewakili jadi sasarannya kan untuk anak 0 sampai 7 tahun. “Harapannya, PIN polio ini kan diadakan 2 kali putaran jadi putaran pertama itu mulai hari ini sampai tanggal 29 Juli , selanjutnya kita harus mencari sasaran yang belum itu kita siapkan untuk sweeping dari tanggal 30 Juli sampai dengan 3 Agustus,” jelasnya.

Sedangkan untuk putaran ke 2 itu, kata dia, dilakukan pada tanggal 6 Agustus sampai dengan 12 Agustus. “Terus juga kalo ada sasaran yang belum tercapai kita lakukan sweeping, juga dicari,” ucapnya.

Karena, kata dia, targetnya seluruh sasaran itu harus mendapatkan imunisasi polio ini. “Jadi kalau mau terbentuk kekebalan kelompok/hard immunity sasarannya harus lebih minimal lebih 95%. Dan Tenaga kesehatan di Puskesmas kita sudah ada data sasaran jadi kalo misalnya ada yang belum, maka kita harus kejar,” pungkasnya. (Ramona).