oleh

Balon Kedelapan, Asep Sukohar Daftar Pilrek Unila

Harianpilar.com, Bandarlampung – Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes. akhirnya resmi mendaftar diri sebagai bakal calon (Balon) rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2023 – 2027.

Prof. Asep mendaftar di hari terakhir pendaftaran, Selasa (29/11) dan merupakan bakal calon kedelapan menyusul tujuh pendaftar sebelumnya.

Prof. Asep mendaftarkan diri pada pukul 10.20 WIB di ruang senat lantai tiga rektorat. Berkas pendaftaran diterima langsung panitia pendaftaran pilrek Dr. Chandra Perbawati, S.H., M.H.

Dalam sesi wawancara, Prof. Asep menyampaikan, adanya dukungan kuat dari para senator dan tokoh masyarakat menjadi motivasinya untuk turut mencalonkan diri pada Pilrek Unila saat ini.

Adapun visi yang diusung untuk Unila adalah menciptakan ekosistem unggul Unila yang bermartabat dan berdaya saing melalui kolaborasi dan inovasi menuju Indonesia emas 2045.

“Saya tekankan kolaborasi. Jadi bagaimana kita membangun kolaborasi dan bisa merangkul semua pihak karena Unila harus maju melalui beragam kolaborasi,” ujarnya.

Visi ini diakuinya merupakan hasil terjemahan dari Impian Indonesia 2015-2085 dan empat pilar visi Indonesia 2045 yang dicanangkan Presiden RI serta visi Unila berdasarkan RPJP Unila 2020 – 2045.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pilrek Unila, Prof Abdurrahman mengatakan panitia telah menerima delapan berkas bakal calon rektor Unila. Menurutnya, Prof Asep Sukohar menjadi calon kandidat terakhir yang mendaftar.

“Ya, Prof Asep Sukohar mendaftarkan diri dan sepertinya tidak ada lagi yang akan mendaftar,” kata Prof Abdurrahman.

Prof Abdurrahman menjelaskan tahap selanjutnya Pilrek Unila yakni seleksi administrasi. Panitia akan melakukan verifikasi atas berkas yang dikumpulkan oleh Bakal Calon Rektor Unila.

“Penetapan bakal calon rektor Unila akan dilakukan dalam rapat senat pada 6 Desember dan akan diumumkan pada 7 Desember mendatang,” ujarnya.

Selanjutnya, bakal calon rektor Unila akan menyerahkan visi, misi dan program kerja pada 7-8 Desember, sosialisasi bakal calon rektor Unila 7-14 Desember, penyampaian program kerja bakal calon rektor dihadapan sivitas akademika pada 20 Desember.

Lalu penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon rektor pada 22 Desember, penilaian dan penetapan tiga calon rektor oleh senat dalam rapat senat tertutup pada 22 Desember, penyampaian tiga nama calon rektor kepada Kemendikbud Ristek pada 23 Desember.

Tahap pemilihan dimulai dengan pengumuman tiga calon rektor pada 23 Desember, sosialisasi calon rektor 23-27 Desember, pemilihan calon rektor dalam rapat senat tertutup 28 Desember – 6 Januari 2023.

“Kemudian, pengiriman hasil pemilihan calon rektor dilakukan satu hari setelah pemilihan dan penetapan dan pelantikan rektor terpilih oleh Kemendikbud Ristek pada Januari 2023,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, panitia Pilrek Unila bersih dan tanpa ada intervensi dari pihak manapun. “Dan sesuai arahan menteri, Pilrek ini diharapkan adem, kondusif, sejuk, dan penuh kekeluargaan, namun tetap profesional agar Unila mendapat pimpinan yang terbaik,” pungkasnya.

Sebelumnya, tujuh bakal calon telah mendaftar diri di Pilrek Unila. Mereka yakni Wakil Rektor Bidang PKTIK Prof Suharso dan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Murhadi. Kemudian Dekan FEB Dr Nairobi dan Dekan FH Prof Hamzah. Lalu Kepala UPT PKLI Dr Ayi Ahadiat, Ketua Prodi S-2 MIE Dr Marselina, dan Ketua LPPM Prof Lusmeilia Afriani. (*).