Harianpilar.com, Bandarlampung – Dua kader Partai Demokrat (PD) Nerozely Agung Putra dan Budiman AS akan berebut kursi Ketua DPC PD Kota Bandarlampung pada Musyawarah Cabang Muscab) DPC Demokrat Bandarlampung 21 Maret mendatang.
Keduanya akan beradu kesaktian, setelah dinyatakan memenuhi syarat dan mengklaim telah meraih dukungan 20 persen sebagai syarat.
Budiman AS yang kini sebagai petahana mengaku optimis untuk tetap memimpin PD Bandarlampung.
“Iya kalo kita mencalonkan tetap optimis dong,” kata Budiman AS, saat dihubungia via telepon, Minggu (13/3).
Ditegaskannya, jika dirinya secara dokumen persyaratan sudah memenuhi syarat untuk maju sebagai ketua DPC, termasuk dukungan 20 persen.
“Secara dokumen sudah memenuhi syarat termasuk 20 persen dukungan,” jelasnya.
Ditanya soal klaim dukungan, Budiman tidak ingin berandai-dirinya dan menyerahkan pada mekanisme partai.
“Kita serahkan pada mekanisme partai,” ujarnya.
Sementara, Nerozely Agung Putra yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) DPD Demokrat Lampung mengklaim telah mendapat dukungan 9 suara PAC.
Nero mengaku, sebagai kader Demokrat dirinya selalu siap ketika diminta oleh para Ketua PAC untuk menggantikan Budiman AS. Menurutnya, kepemimpinan Budiman AS perlu disudahi karena banyak PAC yang mengeluh.
Menurut Nero, pada dasarnya seluruh PAC di Bandar Lampung sudah habis masa jabatan sehingga diPTLkan. DPP juga sudah menerbitkan surat bahwa pengurus PAC tidak boleh diganti dan diperpanjang masa jabatannya guna keperluan Muscab.
“Dari 20 PAC, tersisa 16 PAC karena ada tiga yang ketuanya meninggal dan satu diberhentikan karena ikut KLB Moeldoko,” ujarnya.
Ia menyebutkan, 9 PAC yang mendukungnya yakni PAC dari Kedamaian, Sukabumi, Rajabasa, Kemiling, Tanjung senang, Tanjungkarang Barat, Teluk Betung Utara, Bumiwaras, dan Sukarame.
Wakil Ketua I DPC Demokrat Bandar Lampung Unggul mengaku, dirinya siap mendukung Nero sebagai ketua, karena di era Budiman AS, konsolidasi partai dari DPC hingga ranting tidak berjalan.
“Kita membutuhkan sosok pemimpin yang dekat dan mudah bergaul sehingga bisa langsung menyentuh masyarakat,” ujar Untung yang juga Plt ketua PAC Tanjungkarang Barat ini. (Ramona)









