Harianpilar.com, Bandarlampung – Meski baru terbentuk dua bulan, Forum Komunikasi Putra Putri Indonesia Bersatu (FKPPIB) siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Sejumlah program telah dipersiapkan untuk membangun masyarakat, khususnya kalangan muda untuk bisa berkreasi dan berivonatif. Bahkan, dalam waktu dekat, organisasi anak-anak karyawan BUMN ini akan menggelar pendidikan dan pelatihan bagi para pemuda di Lampung pada 16 Februari.
Ketua pengawas FKPPIB Lampung Andi Firmansyah menyampaikan, organisasi tersebut dibentuk untuk menyatukan seluruh energi positif anak-anak karyawan BUMN yang selama ini tidak ada saluran aspirasi dan akses ke tempat orang tuanya berkarya.
“Harus diakui, selama ini anak-anak karyawan BUMN tidak ada saluran aspirasi dan akses ke tempat orang tua kami berkarya. Kami tidak punya jalur konstruktif untuk bisa bersinergi. Didasari itu, kami ingin membangun relasi ini melalui FKPPIB dengan tagline ‘Bersatu, Bermanfaat’,” kata Andi dalam TalkShow Gadis PilarTV di Kantor Redaksi Harian Pilar, Jumat (11/2).
Selain Lampung, organisasi tersebut sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM itu juga terbentuk secara serentak di Sumatera Selatan dan Bengkulu.
Menurut Andi, ada beberapa aspirasi yang menjadi titik berat dalam FKPPIB. Diantaranya soal kesempatan anak-anak karyawan BUMN untuk mendapatkan pendidikan memadai. Sebab, kata dia, masih banyak anak karyawan BUMN, terutama pada golongan rendah, tidak bisa mengenyam pendidikan yang sepadan dengan semangatnya.
“Untuk itu, FKPPIB ini ingin menjadi saluran agar anak-anak bisa mendapat beasiswa dari BUMN agar dapat mencapai cita-citanya,” kata Andi.
Selain itu, lanjutnya, mensinergikan kompetensi dan tingkat pendidikan untuk bisa mendapat lapangan kerja di 107 BUMN yang tergabung. Sebab, saat ini tidak ada mekanisme yang legal bagi karyawan untuk bisa menjadi pewaris pekerjaan orang tuanya.
“Kami harus buka peluang itu, tetapi harus dengan mekanisme yang legal dan terukur sesuai kompetensi dan kapabilitasnya,” kata Andi.
Lebih lanjut, tiga bidang lain yang akan menjadi perjuangan FKPPIB terkait ekonomi yang mensinergikan program tanggung jawab sosial kepada lingkungan. Lalu, fasilitasi BUMN kepada anak-anak yang memiliki talenta di bidang seni, budaya, olahraga, dan keagamaan.
“FKPPIB akan menjadi katalisator atau lembaga resmi yang akan mengantarkan anak-anak karyawan BUMN untuk mendapat perhatian. Organisasi ini juga akan menjadi early warning system bagi setiap BUMN terhadap suatu dinamika korporasi, baik internal maupun eksternal,” jelas Andi.
Sementara itu, Kordinator daerah FKPPIB Lampung Tezza Aldiano Giovanny menambahkan, dalam waktu dekat, FKPPIB Lampung akan mengadakan acara pelatihan kepemudaan untuk anggota maupun pemuda-pemuda di Lampung.
“Kita juga mengajak teman-teman lingkungan sekitar kawasan atau perusahaan, nanti akan dilatih kepemimpinan itu seperti apa. Sebagai narasumber nantinya para pimpinan BUMN di Lampung,” imbuhnya.
Teja juga mengundang seluruh anak-anak karyawna BUMN maupun yang sudah purnatugas untuk bergabung di organisasi ini. Menurutnya, organisasi ini sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI dan siap menjadi katalisator antara generasi penerus BUMN dengan stakeholders. Sebab, akan banyak program kerja yang akan dilaksanakan oleh FKPPIB.
“Kita berharap bisa berperan di Lampung, dan berkontribusi di segala bidang, termasuk pendidikan. Kita juga akan mengangkat isu-isu lingkungan maupun sosial,” pungkasnya. (Ramona/JJ)









