oleh

Ada 8.950 Dosis Vaksin Astra Zeneca Bakal Expired

Harianpilar.com, Bandarlampung – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Dr. dr. Reihana. M.Kes. mengklarifikasi informasi Kemenkes terkait jumlah vaksin Covid-19 yang bakal kadaluarsa atau expired di Provinsi Lampung.

Berdasarkan data Kemenkes ada 100.130 vaksin Astra Zeneca yang akan kadaluarsa di Lampung. Sedangkan, berdasarkan data di lapangan, kata Reihana, Vaksin Astra Zeneca yang akan kadaluarsa sampai dengan
31 Desember 2021 sebanyak 8.950 dosis.

Reihana menyampaikan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI tanggal 29 Desember 2021 terkait Monitoring Stock Vaksin yang akan kadaluarsa sampai dengan 31 Desember 2021, Provinsi Lampung ada pada urutan ke-4 untuk vaksin Astra Zeneca/AZ sebanyak 100.130 dosis.

“Namun saat kami cek di lapangan, hal tersebut tidak sesuai. Stok vaksin Astra Zeneca masih ada tersisa namun tidak dengan jumlah tersebut,” ungkap Reihana Reihana saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Auditorium Dinkes Provinsi Lampung, Kamis (30/12).

Reihana menyampaikan, setelah dilakukan klarifikasi data vaksin diperoleh penjelasan bahwa data SMILE yang disampaikan oleh Kemenkes RI tidak sesuai data real vaksin di Instalasi
Farmasi Kabupaten Kota dan Puskesmas.

Hal itu, kata Reihana, terjadi karena petugas Aplikasi SMILE Kabupaten/Kota dan Puskesmas belum melakukan update data di Aplikasi SMILE tersebut. Dikarenakan beberapa hal, yaitu beban kerja petugas puskesmas yang sangat tinggi karena sedang mengejar percepatan vaksinasi Covid-19 di lapangan, bahkan sampai door to door dan melakukan vaksinasi pada malam hari dalam rangka mencapai target yang diterapkan pemerintah.

“Persoalan lainnya seperti ada beberapa wilayah yang blank spot atau tidak ada jaringan wife/internet sehingga tidak dapat langsung input data/update di aplikasi SMILE secara real time,” ungkapnya.

Reihana menyampaikan, berdasarkan hasil klarifikasi langsung ke lapangan, diperoleh data bahwa vaksin Astra Zeneca yang tersisa hanya 8.950 dosis.

“Iya jadi per 30 September pukul 09.30 WIB pagi ini, Vaksin AZ yang akan kadaluarsa sampai dengan
31 Desember 2021 sebanyak 8.950 dosis dan hanya ada di Lampung Selatan dan Lampung Tengah. Sementara sisanya sudah digunakan,” terang Reihana.

Reihana menyebutkan, penggunaan Astra Zeneca masih dapat dilakukan sebelum 31 Desember mendatang. “Sehingga masih ada kemungkinan jumlah tersebut juga kembali berkurang,” kata Reihana.

Menurutnya, ada beberapa hal penyebab terjadinya Kadaluarsa pada Vaksin Covid-19. Seperti Sasaran Dosis 2 (masyarakat) datang tidak tepat waktu sesuai jadwal yang ditetapkan oleh fasilitas kesehatan.

“Kemudian, masyarakat merasa cukup dosis 1 saja, lalu masyarakat memilih vaksin karena mendengar info bahwa vaksin AZ, Moderna dan Pfizer memiliki gejala demam hingga membuat mereka memilih vaksin yang lain seperti sinovac, atau juga sudah divaksin dosis 1 dengan AZ atau Moderna atau Pfizer dan merasakan adanya gejala demam dan lainnya sehingga mereka tidak datang untuk dosis 2,” bebernya.

Kemudian, masalah lainnya, pengelolaan vaksin yang tidak Fisrt in First Out (FIFO) dan First Expired Fisrt Out (FEFO) oleh berbagai pihak sehingga petugas puskesmas menjadi mengabaikan tatalaksana FIFO FEFO.

“Beberapa wilayah di Kabupaten Kota memiliki akses yang sulit dan sasaran tersebar sehingga petugas membutuhkan waktu yang lebih banyak. Tapi kami melakukan upaya yang dilakukan terkait antisiapasi Kadaluarsa Vaksin Covid-19. Seperti mengelola aplikasi SMILE di Puskesmas, Kabupaten/ Kota dan Provinsi memantau adanya notifikasi kadaluarsa Vaksin di Aplikasi SMILE. Lalu membuat Surat terkait Monitoring dan Alur pelaporan terkait Kaduluarsa vaksin. Jadi kami harapkan masyarakat tidak perlu ragu dalam melakukan vaksinasi,” pungkasnya. (Ramona)