Harianpilar.com, Lampung Utara – Meskipun telah dibersihkan dari tumpukan sampah, namun pinggiran Jalan Karel Satsuit Tubun, Kotaalam kembali dipenuhi oleh tumpukan sampah yang berdampak bau menyengat. Padahal, lokasi itu bukanlah tempat pembuangan sampah sementara.
“Lokasi itu sudah kami bersihkan dari tumpukan sampah, tapi ternyata masih saja sampahnya dibuang di sana,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lampung Utara, Tomy Suciadi, Selasa (03/08/2021).
Menurutnya, proses pembersihan sampah yang mereka lakukan itu terbilang tidak mudah. Itu dikarenakan sampah yang ada di sana telah lama menumpuk dan tidak dibersihkan. Tak hanya membersihkan lokasi itu dari tumpukan sampah, mereka juga menimbun pinggiran jalan yang cukup curam tersebut.
“Di lokasi, kami tanam pepohonan dan pasang spanduk imbauan,” ucap dia.
Sayangnya, hanya berselang sehari, lokasi yang mereka bersihkan telah kembali dipenuhi oleh tumpukan – tumpukan sampah. Bahkan, pepohonan berikut spanduk yang mereka pasang terlihat sudah tak ada lagi di lokasi.
“Hanya berjarak satu hari, pohon – pohonnya yang ditanam dicabut, dan spanduk imbauannya hilang entah ke mana,” jelasnya.
Tomy menyadari bahwa merubah suatu kebiasaan itu memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh waktu dan strategi jitu supaya kebiasaan lama itu dapat dirubah secara perlahan. Dengan demikian, tak akan ada lagi orang yang membuat sampah di luar TPS.
“Kami mengimbau pada warga untuk membuang sampah di TPS terdekat dan hindari membuang sampah di luar TPS,” kata dia.( Iswan)









