Harianpilar.com, Lampung Utara – Entah apa alasannya, Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Utara terkesan menutup – nutupi informasi seputar penambahan jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. Pasalnya, dalam rilis yang mereka kirimkan, penambahan jumlah pasien meninggal berikut total pasien yang meninggal sama sekali tidak disebutkan.
Sikap Diskominfo ini tentu sangat disayangkan karena berdasarkan unggahan akun resmi Facebook Bappeda Lampung pada Jumat (09/07/2021), terdapat empat pasien positif Covid-19 Lampung Utara yang meninggal dunia.
Ketika persoalan ini dipertanyakan pada Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo, Karim SR, yang bersangkutan membantah jika pihaknya disebut – sebut sengaja menutupi mengenai kabar penambahan jumlah pasien yang meninggal dunia. Ia mengatakan, apa yang mereka sampaikan itu seluruhnya berasal dari Dinas Kesehatan.
“Mana yang diberikan oleh Dinas Kesehatan, itu yang kami berikan saat ada yang memintanya,” ujar dia.
Menurutnya, mereka sama sekali tidak memiliki niatan untuk menutup – nutupi kabar tentang penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dalam setiap rilis mengenai Covid-19, pihaknya hanya mengolah data kiriman dari Dinas Kesehatan.
“Enggak ada. Enggak adalah (kami mau menutup – nutupi tentang hal itu)” jelasnya.
Sejak dua hari belakangan ini, informasi apapun mengenai SARS-CoV-2 telah kembali diambil alih oleh Diskominfo. Pihak Dinkes tidak lagi memberikan informasi terkait Covid-19 karena ingin fokus dalam penanganan Covid-19.
“Sudah disepakati supaya kami bisa fokus dalam penanganan Covid-19,” ucap Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Lampung Utara, Maya Natalia Manan.
Setelah hampir sepekan berjuang melawan virus Corona 2019, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Ryacudu, Lampung Utara, Sri Haryati meninggal dunia, Sabtu (10/07/2021) sekitar pukul 09.00 WIB. Kepergiannya membuat Lampung Utara kembali kehilangan salah satu putri terbaiknya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara, Maya Natalia Manan membenarkan bahwa kepergian almarhumah untuk selamanya itu dikarenakan paparan virus Corona 2019. Ia meninggal dunia pada Sabtu pagi.
“Ya (meninggal karena Covid-19). Baru ini, jam 09.00 WIB kurang,” ucap Maya, Sabtu (10/07/2021).
Kabar kepergian dokter yang dikenal ramah itu juga turut dibenarkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara, Dian Mauli. Ia mengatakan, almarhumah sempat menjalani perawatan di RSUAM karena terpapar SARS-CoV-2.
“Iya (beliau meninggal karena Covid-19). Beliau dirawat di RSUAM,” ujar dia.
Almarhumah Sri Haryati menempati posisi Direktur RSUR Lampung Utara pada Jumat 29/02/2021). Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kalibalangan, Abung Selatan. (Iswan)









