oleh

Sosper di Way Kanan. Deni Ribowo : Banyak Pelaku Kekerasan Orang Terdekat Anak dan Perempuan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo (DRB) menggelar sosialisasi perda (sosper) Nomor 23 Tahun 2017 tentang perlindungan anak di Kampung Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan, Sabtu (03/04/2021). Dalam kesempatan ini, Deni mengajak masyarakat untuk melindungi anak-anak dan perempuan dari kekerasan. Sebab pelaku kekerasan pada anak dan perempuan banyak orang terdekat.

“Dimasa pandemi ini banyak kekerasan terhadap anak yang kerap terjadi yang dilatarbelakangi dan dilakukan oleh orang terdekat, untuk itu kita perlu melindungi anak-anak dan perempuan di masyarakat dalam keluarga kita,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Menurutnya, kekerasan terhadap anak-anak dan perempuan sering terjadi dilalukan oleh orang-orang terdekat mereka. Hal itu dipicu akibat perekonomian dampak dari pandemi covid-19. “Sehingga menyebabkan tensi masyarakat itu lebih tinggi. Misal harga pertanian, produk pertanian itu yang rendah harga singkong, harga gabah mungkin, atau harga karet, atau harga sawit, atau bahkan banyak buruh yang dirumahkan karena memang ada pembatasan aktifitas masyarakat di pandemi covid 19 ini,” ungkapnya.

Untuk itu, Deni mengajak seluruh masyarakat dan orang tua untuk menjaga masa depan anak. “Anak-anak ini kan masa depan bagi bangsa ini yang harus dijaga dengan baik, baik gizinya maupun emosinya maupun edukasi yang kita berikan kepada anak-anak dapat menjaga mereka berarti kita menjaga tumbuh kembangnya generasi penerus bangsa ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Deni memberikan himbauan kepada masyarakat agar terus bahu membahu menjaga anak kemudian menjaga pendidikan dan akhlaqnya. Kemudian menjaga gizi yang diberikan terhadap anak biar kelak anak ini lebih cerdas lebih pintar.”Sehingga bangsa ini menunggu anak-anak cerdas pintar untuk menjadi pemimpin masa depan,” ucapnya.

Deni mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi patuhi kesehatan. “Meski vaksin sudah terdistribusi sudah terimplementasi di masyarakat protokol kesehatan harus tetap dijaga. Kemudian walaupun sudah divaksin protokol kesehatan harus tetap dijaga karena vaksin yang paling ampuh sekarang ini selain vaksin yang sedang berjalan ini adalah patuh terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya.

Diketahui, sosper tersebut didampingi juga pihak dari kecamatan kemudian dari pihak kepolisian yang turut hadir memberikan penjelasan tentang sanksi sanksi pidana atas kekerasan yang dilakukan terhadap anak atau keluarga. (Ramona/Maryadi)

Komentar